SMP di Jaktim uji coba makan bergizi gratis, anggaran dari swadaya Gekrafs dan KNPS
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) dan Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) menggelar uji coba makan bergizi gratis di bagi siswa SMP Nurul Iman, di Jalan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (21/8).
Elshinta.com - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) dan Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) menggelar uji coba makan bergizi gratis di bagi siswa SMP Nurul Iman, di Jalan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (21/8).
Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional, Kawendra Lukistian mengatakan kegiatan ini dalam rangka mendukung program makan siang bergizi gratis yang digagas presiden terpilih Prabowo Subianto.
"Jadi semangatnya presiden terpilih Pak Prabowo Subianto kita implementasikan secara inisiatif di masyarakat sekarang ini walaupun Pak Prabowo belum dilantik tapi kita sudah lakukan makan siang bergizi gratis,' ujar Kawendra.
Lebih lanjut Kawendra menerangkan program makan siang gratis yang diinisiasi oleh KNPS dan Gekrafs merupakan kali pertama yang dilakukan dengan menyasar 600 pelajar yang ada di SMP Nurul Iman, Jakarta Timur.
Menurut Kawendra, pencegahan stunting bagi anak-anak bangsa sebagai generasi penerus merupakan tanggungjawab bersama, tidak hanya pemerintah ataupun individu.
"Ini inisiatif dari kami untuk melaksanakan program ini. Karena pencegahan stunting itu sama-sama menjadi tanggungjawab kita sebagai anak bangsa, dan perbaikan gizi anak-anak bangsa menjadi tanggungjawab kita sebagai orang Indonesia," kata Kawendra.
Kawendra juga mengatakan, pihaknya akan terus menggalakkan program makan bergizi gratis ke sekolah sekolah lainnya. Pasalnya program Prabowo tersebut mendapat respon positif dari masyarakat
"Alhamdulillah tadi senang banget lihat adik-adik. Mereka bilang kalau program ini berjalan nanti uang jajannya bisa ditabung. Artinya ada kebahagian dari penerima manfaat secara langsung," tuturnya.
Lebih lanjut ia mengatakan program makan bergizi gratis yang diinisiasi oleh KNPS dan Gekrafs berasal dari kantong swadaya anggotanya sendiri. Adapun per porsinya untuk para pelajar tersebut Rp 15.000.
"Menunya ada nasi, telur, teriyaki, sayur dan buah. Insya Allah gizinya tercukupi," terangnya
Sementara Ketua Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) Indonesia, David mengatakan menu makanan bergizi gratis kali ini diproduksi oleh ibu-ibu UMKM Jakpreneur yang berada di Kelurahan Pisangan Baru, Jakarta Timur
'Yang masak ibu-ibu. Karena kita mau UMKM terlibat aktif dalam proses uji coba makan bergizi siang gratis ini," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Heru Lianto, Rabu (21/8).