Polda Metro siapkan 7 pola rekayasa lalin kegiatan Paus Fransiskus di GBK Senayan
Polisi telah menyiapkan skema pengaturan atau rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan selama kegiatan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus di Jakarta mulai Rabu besok hingga Kamis 4-5 September 2024. Untuk menjamin kelancaran dan pengamanan Polri menyiagakan 47.300 personil gabungan Mabes Polri, Polda Metro jaya dan aparat Pemprov Jakarta.
Elshinta.com - Polisi telah menyiapkan skema pengaturan atau rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan selama kegiatan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus di Jakarta mulai Rabu besok hingga Kamis 4-5 September 2024. Untuk menjamin kelancaran dan pengamanan Polri menyiagakan 47.300 personil gabungan Mabes Polri, Polda Metro jaya dan aparat Pemprov Jakarta.
"Mulai Rabu besok (4/9/2024) berlaku pengamanan pengawalan tamu negara sehingga jalan yang dilintasi harus clear, rekayasa lalin diberlakukan secara situasional," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi saat wawancara di Radio Elshinta Selasa (3/9/2024).
Polisi menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara situasional pada hari Rabu besok dimulai dari Kedutaan Besar Vatikan di kawasan Gambir menuju Istana Negara kemudian ke Gereja Katedral.
Selanjutnya kegiatan Paus Fransiskus hari Kamis (5/92024) pengamanan dan rekayasa lalin dilakukan di GBK karena melibatkan massa besar yakni 86 ribu orang dengan mekanisme drop off. Bis-bis yang digunakan setelah mengantar masyarakat yang akan mengikuti Misa di GBK Senayan pada jam 17.00 wib kemudian diarahkan ke kantong-kantong parkir baik yang datang dari arah Timur, Barat, Utara dan Selatan. Petugas telah menyiapkan 9 kantong parkir diantaranya di Aldiron, Smesco, Kemayoran, Musium Purna Bakti Pertiwi TMII dan Trans jakarta Cawang dan Kampung Rambutan.
"9 kantong parkir yang telah disiapkan akan mampu menampung setidaknya 1500 bus, data yang kami terima sekitar 1300 bis. Sementara di lokasi sekitar GBK juga disiapkan 9 kantong parkir di beberapa titik yang akan mampu menampung 1.707 roda empat dan 7.729 roda dua," paparnya.
Ade Ary Syam Indradi menjelaskan polisi menyiapkan 2 mekanisme penjemputan usai acara Misa di GBK yakni jam 19.00-21.00 dan jam 21.00 sampai selesai. Masyarakat diminta bisa bekerja sama agar bisa berjalan lancar.
"Diharapkan masyarakat mengikuti petunjuk petugas di lapangan, jika tidak memiliki kepentingan di GBK Senayan diminta untuk memutar. Pemprov Jakarta juga mengeluarkan himbauan bekerja dari rumah atau WFH dan panitia menyediakan ID khusus serta penggunaan gelang bagi masyarakat yang akan mengikuti Misa," tambahnya.
Berikut 7 pola rekayasa lalin yang akan diberlakukan secara situasional :
1. Dari arah jalan Gatot Subroto yang akan ke GBK Senayan akan diluruskan.
2. Dari arah Slipi diarahakn lurus ke Semanggi dan tidak ada yang menuju layang Gerbang Pemuda.
3. Dari arah Bunderan Senayan menuju Pintu 1 Senayan akan diluruskan ke jalan Jendral Sudirman kemudian ke arah Semanggi.
4. Dari jalan dr Mustopo menuju Asia Afrika dibelokan menuju jalan Hang Tuah Raya.
5. Dari arah Patal Senayan 1 menuju Asia Afrika dibelokan ke kiri arah Tentara Pelajar.
6. Dari arah Tentara Pelajar arah Patal Senayan akan diluruskan ke Permata Hijau.
7. Dari arah Manggala Wanabakti menuju GBK akan diluruskan ke jalan Tentara Pelajar.
Ade Ary Syam menambahkan pemberlakuan rekaya lalin bersifat situasional melihat situasi di lapangan, yakni apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas. Namun rekayasa lalin tidak akan diberlakukan jika situasi arus lalu lintas berjalan lancar.
"Masyarakat dihimbau melihat kanal-kanal medsos kami mengenai mekanisme drop off, kantong parkir dan mekanisme kepulangan serta rekayasa situasional," harap Ade Ary Syam. (Nak)