Cegah stunting, Kodim 0713/Brebes bagikan 900 telur di Kecamatan Bulakamba
Dalam upaya penanganan masalah stunting yang kian meresahkan, jajaran Kodim 0713/Brebes melaksanakan program sosial yang bertajuk Gerakan Atasi Stunting Peduli Donasi Telur (GASPOL). Kegiatan ini dilaksanakan dengan membagikan sebanyak 900 butir telur kepada masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Elshinta.com - Dalam upaya penanganan masalah stunting yang kian meresahkan, jajaran Kodim 0713/Brebes melaksanakan program sosial yang bertajuk Gerakan Atasi Stunting Peduli Donasi Telur (GASPOL). Kegiatan ini dilaksanakan dengan membagikan sebanyak 900 butir telur kepada masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Penyerahan telur tersebut ditujukan khususnya untuk balita di bawah usia dua tahun (baduta) dan ibu hamil yang mengalami masalah kurang energi kronis (KEK).
Stunting merupakan isu kesehatan masyarakat yang serius, terutama di daerah-daerah tertentu di Indonesia, termasuk di Kabupaten Brebes. Menurut data yang ada, stunting dapat mengakibatkan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Di Kabupaten Brebes, upaya untuk menekan angka stunting menjadi prioritas, mengingat tingginya prevalensi kasus yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir.
Gerakan GASPOL dihadiri langsung oleh Mayor Inf. Drs. Abdul Azis Lalo, Pasiter, Kapten Arh Suryadi, S.H, Camat Bulakamba Setiawan Nugroho, S.STP.,M.Si, Danramil 07/Bulakamba Kapten Inf M. Tuteng A.P., didampingi Kepala Desa Luwungragi, Akhmad Burhanuddin, Kepala Desa Pulogading Tohadi, Bidan desa Luwungragi Wiwin Sulistyowati, AMD, Keb, dan Bidan desa Pulogading Eti Purwaningsih, AMd. Keb, GASPOL ini merupakan salah satu langkah konkret untuk memberikan dukungan nutrisi kepada kelompok rentan, terutama anak-anak dan ibu hamil.
"Telur sebagai salah satu sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Dengan dibagikannya 900 butir telur ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di wilayah Bulakamba, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan nutrisi yang baik." ujar Pasiter Kapten Arh Suryadi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Jumat (6/9).
Kegiatan pembagian telur ini berlangsung di beberapa titik strategis di Kecamatan Bulakamba, di mana petugas dari Kodim 0713/Brebes berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk menentukan sasaran penerima bantuan. Dalam pelaksanaannya, antusiasme masyarakat cukup tinggi, terlihat dari banyaknya ibu hamil dan keluarga dengan anak balita yang datang untuk menerima bantuan tersebut.
Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Sapto Broto S.E., M.Si menyampaikan bahwa program GASPOL merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. "Kami berharap, melalui program ini, kami dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan stunting yang ada di Kabupaten Brebes. Telur ini diharapkan dapat menjadi makanan bergizi yang membantu pertumbuhan anak-anak kita," ungkapnya.
Selain pembagian telur di Desa Luwungragi sebanyak 540 butir telur untuk 71 Balita dan Desa Pulogading 360 butir telur untuk 52 Balita, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat bagi ibu hamil dan anak. Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat semakin paham akan pentingnya menjaga asupan nutrisi demi kesehatan ibu dan anak, serta memahami langkah-langkah pencegahan stunting.
GASPOL adalah sebuah inisiatif yang tidak hanya melibatkan TNI, tetapi juga mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam mengatasi masalah stunting. Program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam melakukan gerakan yang sama, guna memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan anak dan ibu hamil.
Ke depan, Kodim 0713/Brebes berencana untuk memperluas cakupan program ini dengan menggandeng lebih banyak relawan dan organisasi masyarakat untuk meningkatkan jumlah donasi telur serta menyediakan berbagai sumber pangan bergizi lainnya. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan permasalahan stunting di Kabupaten Brebes dapat teratasi secara berkelanjutan, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas.