Bank CIMB Niaga ajak pekerja media Kediri lestarikan bumi dan peduli stunting
PT Bank CIMB Niaga tbk mengajak para pekerja media Kediri raya untuk peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup dan turut serta berkontribusi dalam penanganan kasus stunting di Indonesia.
Elshinta.com - PT Bank CIMB Niaga tbk mengajak para pekerja media Kediri raya untuk peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup dan turut serta berkontribusi dalam penanganan kasus stunting di Indonesia.
Imbauan ini disampaikan oleh Herry Kurniawan selaku Corporate Comunications Head CIMB Niaga dalam sesi Media Gathering ditemui di salah satu rumah makan di Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Jumat 6 September 2024.
Menurutnya selain memghadirkan beragam produk dan layanan inovatif bagi para nasanah. CIMB Niaga juga terus konsisten mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab sesuai prinsip lingkungan sosial dan tata kelola (ESG).
Kata Herry Kurniawan pada semester I 2024,hampir 26% dari total pembiayaan bank setara Rp 56,4 trilun telah mendukung transisi yang berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon,perjanjian Paris dan tujuan pembamgunam berkelanjutan.
"Hal ini merupakan bukti komitmen CIMB untuk tidak sekedar mengengejar profit, namun juga berkontribusi menjaga kelwstarian lingkungan dan bumi untuk generasi mendatang sejalan dengan pesan berkelanjutan CMIB Niaga sekarang untuk masa depan," katanya.
Sembari menjelaskan jika acara media Gathering di Kediri merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari Pelanggan Nasional dan HUT ke -69 CIMB Niaga
"Disamping itu kegiatan ini sejalan dengan semangat The Cooler Sustainabillity Series 2024. Yaitu misi CMIB Niaga dalam memobilisasi komitmen dan tindakan kolektif membentuk masyarakat yang bertanggung jawab serta bumi yang lebih lestari," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana, Jumat (6/9).
Langkah konkret yang sudah diwujudkan oleh CMIB untuk menjadikan bumi lebih lestari diantaranya yaitu melakukan gerakan penanaman pohon bamu yang diinisiasi sejak tahun 2012 dimulai dari wiliayah Indonesia Timur, Bali,Lombok serta Jawa Tengah.
"Sampai saat ini sudah menanam hampir 52 ribu pohon bambu. Selain berfungsi menyerap air , pohon bambu juga memilkki nilai ekonomis tinggi. Bisa digunakan untuk pembuatan alat musik angklung dan lain sebagainya," paparnya.
Selain berkomitmen dengan pelestarian lingkungn CMIB Niaga juga ikut berkontribusi membantu tugas pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus stunting.
"Kami mengajak seluruh karyawan dengan gaji kita potong untuk donasi penanggulangan stunting. Juga untuk para nasabah kita himbau karena stunting ini menjadi tanggung jawab kira bersama. Hari ini kita juga mengajak teman teman media dengan hanya menyisikan uang Rp 10 ribu," imbaunya.
.
Dalam kegiatan Media Gathering tersebut juga dipaparkan melalui slide layar proyektor prihal pelestarian lingkungan serta penanggulangan stunting oleh CMIB Niaga.
Sementara itu Rhena Octaria selaku Head Of Region Jawa Timur CMIB mejalaskan Kediri merupakan salag satu daerah di Jawa Timur memilki potensi terus berkembang dari sisi perekonomian. Maka dari itu untuk melayani nasbah dab mendukung kemajuan Kota ini CMIB Niaga mwnghadirkan berbagai inisiatif seperti Wealth Management Event,Syariah Talks, mendukung kegiatan Car Free Day hingga edukasi usaha melalui Ngobrolin bisnis di Kediri.