Krisis air bersih wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo meluas ke sembilan desa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Jawa Tengah mencatat sembilan desa di wilayah selatan kabupaten mengalami kekeringan parah. Kebutuhan air bersih warga di sembilan desa tersebut bergantung dari bantuan kiriman air bersih secara rutin sejak pertengahan Bulan Agustus lalu.
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Jawa Tengah mencatat sembilan desa di wilayah selatan kabupaten mengalami kekeringan parah. Kebutuhan air bersih warga di sembilan desa tersebut bergantung dari bantuan kiriman air bersih secara rutin sejak pertengahan Bulan Agustus lalu.
Kepala BPDB Sukoharjo, Arianto Mulyatmojo menyatakan, awalnya hanya tiga desa yang melaporkan terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Kemudian pada akhir Bulan Agustus bertambah enam desa lain mengalami hal yang sama dan meminta kiriman air bersih secara reguler seminggu dua kali. Sebab, sumber air didesa-desa terdampak kemarau sudah mengering.
Dikhawatirkan kekeringan bakal meluas pada puncak musim kemarau pada Bulan September hingga November nanti. Mengingat terjadi gelombang cuaca panas dan kering akhir-akhir ini yang melanda Kabupaten Sukoharjo. "Kiriman tanki air bersih sudah dikirim ke desa-desa yang membutuhkan secara rutin," kata Arianto.
Dia menambahkan, pemerintah daerah memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi karena kiriman air bersih tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kabupaten. Droping air juga dilaksanakan oleh pihak swasta setelah berkoordinasi dengan BPBD. Sebab, data desa terdampak kekeringan hanya ada di BPBD. Bantuan air bersih akan diarahkan pada desa dengan prioritas atas rekomendasi BPBD.
"Kami memberikan rekomendasi daerah yang akan dikirimi air bersih," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Sabtu (7/9).
Untuk diketahui terdapat 17 desa rawan kekeringan di Kabupaten Sukoharjo tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu. Sedang wilayah rawan kekeringan tinggi berada Kecamatan Weru yang meliputi diantaranya Desa Karangtengah, Desa Karangwuni, Desa Krajan, Desa Jatingarang,hingga Desa Ngreco. Wilayah Kecamatan Bulu kerawanan kekeringan tinggi di Desa Kamal, Desa Kunden, Desa Puron. Sedangkan di Kecamatan Tawangsari wilayah rawan kekeringan tinggi di Desa Watubonang dan Desa Pundungrejo.