Polisi buru pelaku penganiayaan acara vespa di Gunung Putri

Polsek Gunung Putri Bogor membantah korban penganiayaan pada acara komunitas scooter vespa di Gunung Putri Bogor dicungkel matanya. Polisi menyatakan kondisi korban saat ini sudah stabil, telah melewati masa kritis dan membaik. Korban adalah warga kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor Jawa Barat. Polisi memburu seseorang yang diduga melakukan penganiayaan.

Update: 2024-09-20 06:24 GMT
tangkapan layar Klarifikasi penitia event komunitas vespa. ( dok. youtube)

Elshinta.com - Polsek Gunung Putri Bogor membantah korban penganiayaan pada acara komunitas vespa di Gunung Putri Bogor dicungkil matanya. Polisi menyatakan kondisi korban saat ini sudah stabil, telah melewati masa kritis dan membaik. Korban adalah warga kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor Jawa Barat. Saat ini polisi memburu seseorang yang diduga melakukan penganiayaan.

"Tadi sore keluar hasil visum rumah sakit, tidak ada pencungkilan mata. Jadi matanya memang dilukai menggunakan tangan kosong, ada beberapa luka lecet seperti kuku atau apa, masih kami dalami, cuma tidak dicungkil," ungkap Kapolsek Gunung Putri Bogor, AKP Aulia Robby kepada Radio Elshinta, Kamis (19/09/2024). 

Aulia Robby menjelaskan pihaknya telah memeriksa setidaknya 4 saksi dari pihak pelapor atau keluarga korban, panitia dan saksi-saksi lainya. Sementara satu saksi lainnya masih buron. 

"Dari keterangan sejumlah saksi, yang diduga terlibat penganiayaan lebih dari satu orang. Sedang kami dalami motif atau latar belakang dari peristiwa tersebut." 

"Tim kami sedang melakukan perburuan terhadap salah satu saksi yang diduga melakukan penganiayaan," tambahnya

Sebelumnya viral di media sosial, video yang memperlihatkan seseorang dianiaya dalam acara komunitas scooter vespa di Gunung Putri Bogor. Beredar kabar perselisihan yang berujung pada penganiayaan tersebut dipicu oleh masalah wanita. Sementara pihak yang mengklaim sebagai panitia membantah kabar tersebut dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya pada kepolisian. (anr/nak)

Tags:    

Similar News