Airnav Indonesia pastikan penerbangan lancar selama Bali Air Show 2024 

Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia sebagai satu-satunya BUMN penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia siap untuk memberikan pelayanan navigasi terbaik untuk mensukseskan penyelenggaran Bali International Air Show (BIAS) 2024.

Update: 2024-09-20 17:46 GMT
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia sebagai satu-satunya BUMN penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia siap untuk memberikan pelayanan navigasi terbaik untuk mensukseskan penyelenggaran Bali International Air Show (BIAS) 2024.

Sebagai informasi, Bali International Air Show (BIAS) berlangsung dimulai pada Rabu 18 September dan berakhir pada Sabtu, 21 September 2024 bertempat di kawasan Apron Selatan Terminal General Aviation, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
 
Direktur Utama (Dirut) AirNav Indonesia, Polana Banguningsih Pramesti, menyatakan bahwa AirNav Indonesia telah menyiapkan beberapa skenario guna menjaga kelancaran dan keselamatan penerbangan reguler di ruang udara di atas Kepulauan Bali dan sekitarnya selama kegiatan Bali Air Show 2024 berlangsung

“Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara No. 4 Tahun 2024 tentang pengaturan penerbangan selama penyelenggaraan Bali Air Show 2024 di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali,” kata Direktur Utama (Dirut) AirNav Indonesia, Polana B. Pramesti, Jumat (20/9). 
 
Ia menambahkan, AirNav Indonesia juga siap bersinergi dengan semua Stakeholders terkait masing-masing Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, TNI Angkatan Udara Lanud Ngurah Rai, Komando Operasi Udara Nasional, Angkasa Pura Indonesia.

Kemudian juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan juga sejumlah pihak penyelenggara acara untuk memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan selama kegiatan berlangsung.
 
Salah satu contoh sinergi AirNav Indonesia adalah berkoordinasi intensif dengan TNI Angkatan Udara dan Komando Operasi Udara Nasional untuk menyiapkan ruang udara yang akan digunakan untuk manuver pesawat saat Bali Air Show 2024 yaitu di sisi barat Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dengan luasan area 6 sampai 12 Nautical Miles (NM) membentang sejauh 8 NM dengan ketinggian 9.000 kaki, sehingga tetap memperhatikan keamanan, keselamatan dan kelancaran penerbangan sipil. 

AirNav Indonesia juga telah mengeluarkan Notice to Airman (NOTAM) Nomer A2447/24 yang berlaku sejak tanggal 15 hingga 21 September 2024, yang menginformasikan kepada seluruh maskapai terkait skenario penggunaan ruang udara wilayah Bali, guna memastikan pelayanan lalu lintas penerbangan berjalan aman dan lancar.
 
Polana Pramesti menjelaskan, AirNav Indonesia telah membuat Konsep Operasi (ConOps) Pelayanan Navigasi Penerbangan selama penyelenggaraan Bali Air Show 2024 yang mengatur kedatangan dan keberangkatan pesawat reguler dari dan ke Bali. 

“AirNav Indonesia telah mengkoordinasikan Konsep Operasi Pelayanan Navigasi Penerbangan ini dengan pihak regulator yaitu Kementerian Perhubungan dan seluruh stakeholder penerbangan terkait  keamanan di sisi udara maupun sisi darat Bandara I Gusti Ngurah Rai (Operational Guidance Bali Airshow 2024), sehingga para stakeholder penerbangan dapat mengetahuinya,” tegasnya.
 
AirNav Indonesia telah menyiapkan prosedur Air Traffic Management Contingency Plan (ATM CP) guna mengantisipasi keadaan darurat dan penanganannya di bandara pendukung (Lombok, Banyuwangi dan Surabaya). 

AirNav Indonesia juga bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam penerapan ANSSP (Air Navigation Service Security Program) dalam rangka antisipasi gangguan cyber security. AirNav Indonesia dalam kesempatan ini juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bali terhadap kegiatan Bali Air Show 2024. 

Pemprov Bali telah mengeluarkan Surat Edaran Penjabat (Pj) Gubernur Bali terkait aturan penertiban tentang permainan layang-layang yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.
 
AirNav Indonesia bersama dengan seluruh stakeholder penerbangan lainnya siap menyukseskan penyelenggaran Bali Air Show tahun 2024.

Polana Pramesti dalam kesempatan ini juga berharap seluruh persiapan untuk mendukung rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan baik.

“Harapannya berlangsung dengan sukses, dan penerbangan reguler baik Domestik maupun Internasional dari dan ke Bali, tetap aman, nyaman, dan lancar, sehingga dapat meningkatkan citra positif Indonesia di kancah dunia penerbangan internasional” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono. 

Sementara itu sebagai informasi, Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia (AirNav) merupakan lembaga dengan kepemilikan modal negara di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (KBUMN RI).

Airnav Indonesia didirikan pada 13 September 2012 berdasarkan amanat UU Nomor 1 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2012 tentang Perum LPPNPI.

Sebagai satu-satunya penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia, AirNav bertugas untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan di ruang udara Indonesia  serta sejumlah ruang udara negara lain yang berbatasan dengan wilayah udara Indonesia.
 
Secara umum, AirNav Indonesia mengelola ruang udara seluas 7.789.268 km2. Luasan tersebut dibagi menjadi 2 Flight Information Region (FIR) yang masing-masing dikelola oleh pusat pelayanan lalu lintas udara di Jakarta dan Makassar.

Di ruang udara seluas itu, berdasarkan data tahun 2019 (sebelum pandemi COVID-19), AirNav melayani rata-rata 6,125 pergerakan pesawat udara per harinya, baik yang sifatnya take-off/ landing, maupun penerbangan lintas (overflying) antar negara.

Tags:    

Similar News