Didukung, pembentukan Matra Siber Nasional

Isu keamanan siber tidak pernah lepas dari sorotan publik. Sebab, kerap terjadi peristiwa peretasan maupun kebocoran data yang membuat masyarakat panik.

Update: 2024-09-25 23:55 GMT
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Isu keamanan siber tidak pernah lepas dari sorotan publik. Sebab, kerap terjadi peristiwa peretasan maupun kebocoran data yang membuat masyarakat panik.

Beberapa waktu terakhir, Pusat Data Nasional (PDN), akun google hotel, server Peruri down hingga data NPWP diretas oleh oknum tak bertanggungjawab. Bahkan, ada yang mendapatkan serangan siber sehingga bisa membuat data-data pribadi bocor. 

“Salah satu penyebabnya, sistem keamanan siber diserang dengan modus ransomware. Ransomware biasanya masuk ke perangkat melalui email phishing, tautan berbahaya atau unduhan yang tidak aman. Setelah terpasang, ransomware akan mengunci file-file penting dengan enkripsi yang rumit. Sehingga, perusahaan tidak akan bisa mengaksesnya lagi.” kata Andy Novianto, General Manager Jagoan Hosting seperti dilaporkan Kontributor elshinta, El-Aris, Rabu (25/9). 

Terkait adanya upaya pemerintah membentuk mantra ke -4 TNI dan Polri  yang diberi nama matra siber, lulusan SMA Telkom Malang ini mengapresiasi pembentukan matra baru tersebut.

“Sangat mendukung apalagi dengan makin meresahkannya kejahatan siber sehingga sangat perlu adanya koordinasi semua pihak baik TNI maupun Polri menangani kejahatan siber,” ujarnya.

Dan Jagoan Hosting siap untuk mendukung pembentukan tim siber nasional ini. “Kita siap memberikan edukasi dan literasi  keamanan siber seperti yang telah dilakukan pihaknya dengan Poltekad Karangploso Kabupaten Malang,” tandasnya. 

Tags:    

Similar News