Debut apik Malik Risaldi di Timnas Indonesia tuai apresiasi

Pemain dari klub Persebaya Surabaya Malik Risaldi menjalani debut di Timnas senior pada matchday ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C zona Asia putaran ketiga ketika Garuda berhadapan dengan Bahrain di Bahrain National Stadium, Kamis (10/10/2024).

Update: 2024-10-13 12:22 GMT
Malik Risaldi jalani debut di Timnas senior pada matchday ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C zona Asia putaran ketiga berhadapan dengan Bahrain, Kamis (10/10/2024). Foto: PSSI

Elshinta.com - Pemain dari klub Persebaya Surabaya Malik Risaldi menjalani debut di Timnas senior pada matchday ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C zona Asia putaran ketiga ketika Garuda berhadapan dengan Bahrain di Bahrain National Stadium, Kamis (10/10/2024).

Pesepakbola kelahiran 26 Oktober 1996 itu mengisi barisan lapangan depan Timnas Indonesia bersama Rafael Struijck dan Ragnar Oeratmangun. Bermain selama 58 menit, Malik yang berusia 27 tahun itu, menjadi starter yang biasanya diisi oleh Marselino Ferdinan.

Penampilan baik Malik di laga kontra Bahrain juga mendapat komentar dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Dalam podcast bersama Liputan6, Erick mengatakan Timnas Indonesia memiliki mental yang bagus, terlihat dari Malik yang sampai berdarah namun masih menunjukkan permainan yang baik.

Malik Risaldi adalah salah satu pemain yang berlaga dari klub Liga 1 seperti Rizky Ridho dan juga Nadeo Argawinata. Malik sempat menjalani pra-debut di Timnas senior ketika Indonesia menjamu Tanzania pada laga uji coba, 2 Juni 2024 lalu, di Gelora Bung Karno Jakarta.

Malik kala itu hanya diberikan duabelas menit pertandingan oleh STY. Selepas itu, Malik tak mendapat panggilan Shin Tae Yong dalam skuad Timnas Indonesia pada matchday pertama dan kedua kala bertandang ke Arab Saudi dan menjamu Australia.

Pengamat sepakbola Kesit B Handoyo juga memberikan pujian kepada Malik. Kesit menyebut Malik adalah pemain yang menjanjikan dan bisa menjadi opsi pilihan STY di sektor lapangan depan.

Dalam wawancara dengan Radio Elshinta, Kesit menayatakan debut Malik sebagai starter cukup baik. Malik, menurutnya memiliki kemampuan mengacak-acak lini pertahanan Bahrain dengan mobilitasnya yang luas dan bisa bergerak ke kanan, kiri serta tengah.

Pergerakan Malik itu, menurutnya berhasil mengganggu pertahanan Bahrain sehingga aliran bola bisa masuk dan diselesaikan dengan baik oleh Stuijck ataupun Oeratmangun. Kesit menerangkan, keberadaan Malik membuat STY memiliki lebih banyak opsi di sektor lapangan depan, termasuk menurunkan Dimas Drajad ataupun Hokky Caraka.

Malik Risaldi adalah pemain sayap kanan milik klub kebanggaan kota Surabaya Persebaya di Liga 1 2024/2025. Malik sebelumnya membela Madura United pada musim kompetisi 2023/2024 dan bermain di 36 laga dengan torehan 13 gol dan 4 assist yang menjadikannya penyerang tertajam milik Madura United.

Pada Liga 1 2023/2024 itu Malik menjadi pemain lokal tersubur dan bahkan mampu mengungguli sejumlah pemain asing di Liga 1 yang menjadi pencetak gol terbanyak. Kecemerlangan Malik di klub juga mengantarkan Madura United hingga babak final Liga 1 2023/2024 meski harus kalah atas Persib Bandung di laga final. (Asr/Ter)

Tags:    

Similar News