LDII: Pemanfaatan teknolggi digital tingkatkan kesejahteraan ekonomi
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali telah meresmikan beroperasinya kantor baru yang letaknya berada di depan Gedung Serba Guna (GSG) LDII Bali di Jalan Padang Griya II No.1 Padang Sambian, Kota Denpasar pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Elshinta.com - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali telah meresmikan beroperasinya kantor baru yang letaknya berada di depan Gedung Serba Guna (GSG) LDII Bali di Jalan Padang Griya II No.1 Padang Sambian, Kota Denpasar pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Peresmian kantor baru LDII Bali tersebut juga sekaligus merupaksm acara syukuran dan ramah tamah serta media gathering sebagai sarana untuk saling silaturrahim untuk mempererat hubungan antara LDII Bali dengan para awak media.
Acara ini juga dihadiri secara langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII, KH. Chriswanto Santoso beserta jajaran. Sementara itu sejumlah anggota Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII yang turut mendampingi diantaranya Ketua LDII DPW Bali, H. Olih Solihat Karso, Wakil Ketua LDII DPW Bali H.Hardilan, Sekretaris DPW LDII Bali H. Agus Permadi beserta sejumlah pengurus DPW LDII Bali lainnya.
Saat menggelar acara jumpa pers di Kantor LDII Bali yang baru, Chriswanto Santoso berharap dengan diresmikannya kantor tersebut maka LDII Bali dipastikan harus lebih baik, lebih maju dan berkembang pesat daripada sebelumnya.
“Kantor (LDII Bali) ini bukan satu satunya syarat mutlak, tapi penting bagi organisasi. Intinya organisasi harus jalan. Jadi harus jelas dan memberi manfaat,” kata Chriswanto Santoso pada Selasa (22/10).
Namun ia juga tak lupa mengingatkan, meski sudah ada kantor baru, namun kalau tidak ada kegiatan maka juga tidak jalan. Ia meminta dengan beroperasinya kantor baru tersebut maka kiranya dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Intinya jangan sampai ada kantor namun tidak ada penghuninya.
Dalam kesempatan ini, ia juga menegaskan bahwa LDII mempunyai 8 program yang diprioritaskan. Delapan program tersebut diantaranya seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), pemanfaatan teknologi digital, ketahanan pangan, lingkungan hidup, ekonomi syariah dan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Chriswanto Santoso dalam kesempatan ini juga mengatakan bahwa bahwa literasi digital bukan hanya mengenai penggunaan teknologi secara aman saja.
“Namun juga bagaimana teknologi bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Rabu (23/10).
Banyak peluang ekonomi yang dapat diraih melalui pemanfaatan internet, seperti usaha kecil yang bisa berkembang lewat pemasaran digital.
Menurutnya, keberhasilan ekonomi keluarga yang dibangun dengan kemandirian digital akan menciptakan generasi yang lebih baik dan sejahtera.
Sementara itu sebagai informasi, DPW LDII Bali dijadwalkan juga akan melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) IX dengan agenda pembentukan kepengurusan baru, kemudian juga menyusun program kerja. Menurut rencana Muswil akan dilaksanakan di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Bali, pada Rabu, 23 Oktober 2024.