Jusuf Kalla: Biarkan Pemerintah bekerja, baru beri penilaian

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung pembentukan Kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Update: 2024-10-25 21:55 GMT
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung pembentukan Kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun demikian masyarakat diminta menilai kinerja kabinet dalam waktu enam bulan hingga satu tahun kedepan. Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla dalam Orasi Kebangsaan Milad ke-66 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Kamis (24/10/2024).

Jusuf Kalla mengatakan, masyarakat baru bisa menilai kerja para menteri di Kabinet Merah Putih setelah menjalankan tugas mereka. Sehingga saat ini masyarakat harus menunggu bukti kerja para menteri serta wakilnya. Pihaknya juga mendoakan para menteri menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Nanti kalau sudah berjalan baru masyarakat bisa menilai," ungkap Mantan Presiden yang akrab dipanggil JK ini seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Jumat (25/10).

Dalam kesempatan yang sama, ia menyebutkan bahwa susunan kabinet Prabowo - Gibran yang cenderung gemuk kemungkinan besar akan mempersulit koordinasi. Namun sekali lagi, dia berharap semua akan segera menyesuaikan sehingga koordinasi terjalin dengan baik agar dapat menjalankan program kerja pemerintah dalam lima tahun kedepan.

"Harapannya semua berjalan dengan baik," ujarnya.

Seperti diketahui Kabinet Merah Putih yang telah disusun pemerintahan Prabowo - Gibran ini terdiri dari 7 Kementerian Koordinator (Kemenko) dan 41 Kementerian Teknis. Selain itu juga terdapat 56 Wakil Menteri dalam Kabinet Merah Putih. Kabinet terbentuk segera setelah Presiden dan Waki Presiden terpilih dilantik, sehingga sampai saat ini belum genap sepekan para menteri tersebut menjabat.

Tags:    

Similar News