Aktivis anti korupsi desak KPK periksa harta kekayaan Andika Perkasa
Aktivis anti-korupsi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap harta kekayaan Andika Perkasa, calon Gubernur Jawa Tengah.
Elshinta.com - Aktivis anti-korupsi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap harta kekayaan Andika Perkasa, calon Gubernur Jawa Tengah.
Tindakan ini diperlukan untuk memastikan kesesuaian harta yang dimiliki Andika dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah dilaporkannya.
Sebelumnya, aktivis anti-korupsi Rizki Wahid mendatangi gedung KPK dan meminta pemeriksaan terhadap Andika Perkasa, karena terdapat dugaan bahwa ia tidak sepenuhnya melaporkan harta kekayaannya ke LHKPN.
Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan kesesuaian antara harta yang dimiliki Andika dan LHKPN yang dilaporkannya.
“Perlu kiranya KPK, sebagai lembaga pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi, menyelidiki lebih dalam dugaan kejanggalan harta kekayaan tersebut. KPK juga harus segera memanggil Andika Perkasa. Mengingat, seluruh calon kepala daerah wajib melaporkan LHKPN secara lengkap,” kata Rizki kepada awak media.
Rizki Abdul Rahman Wahid menambahkan bahwa LHKPN adalah kewajiban yang harus dipenuhi dengan transparan.
Menurut Rizki, publik memiliki hak untuk mengawasi LHKPN para calon kepala/wakil kepala daerah yang berkontestasi pada Pilkada serentak 2024.
“Sebagai aktivis anti-korupsi, kami bertanggung jawab untuk mengawal proses pemilihan kepala daerah sebagai bentuk kontribusi kami dalam demokrasi, termasuk mengawasi dan melaporkan dugaan pidana korupsi,” ujarnya.
“Kami, sebagai bagian dari publik, akan aktif melakukan pengawasan terhadap calon kepala daerah di Pilkada 2024, khususnya melaporkan kejanggalan harta kekayaan calon kepala daerah. Ini sebagai bentuk pencegahan tindak pidana korupsi agar KPK dapat bergerak cepat,” tuturnya.
Rizki juga meminta KPK untuk lebih transparan dan profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya, serta segera mengusut tuntas laporan tersebut.
Diketahui, Andika Perkasa disebut sebagai salah satu purnawirawan TNI terkaya. Melansir LHKPN-nya pada 24 Agustus 2024, Andika mengaku memiliki harta kekayaan hingga Rp198,15 miliar.
Namun tak hanya karena jumlahnya yang fantastis, belakangan warganet menyoroti LHKPN-nya karena nilai beberapa aset yang dianggap tidak masuk akal.
Perihal kekayaannya yang fantastis, diakui Andika mengutip suara.com, sebagian besar adalah harta milik sang istri, Hetty Perkasa. Status hibah tanpa akta berarti pemberian dari mertuanya, eks Kepala BIN AM Hendropriyono.
"Sebagian besar itu dari istri saya, kalau saya bukan dari keluarga yang berada sekali," ungkap Andika di hadapan Andy F Noya, dikutip dari akun TikTok @/bravo.002.
Menurut Andika, mertuanya sudah membelikan rumah sejak awal pernikahan. Sebagai menantu, Andika mengaku tidak memiliki pilihan kecuali menerima dan kini melaporkannya secara transparan di LHKPN.
"Yang membelikan mertua saya. Jadi sejak kita menikah, "Begitu juga pada saat kita belajar di luar negeri waktu itu, juga dibelikan (properti). Tapi itu semua dibelikan oleh mertua saya," pungkasnya. Mertua saya membelikan rumah. Bagi saya, bukan pilihan saya juga untuk tidak mau, kan kita dibelikan," tutur Andika.