Cagub Dedi Mulyadi 'nyoblos' di TPS depan rumah pribadinya
Calon Gubernur Jawa Barat no. 4 Dedi Mulyadi menggunakan hak suaranya pada Pilkada 2024 di TPS 3 Desa Sawahkulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupten Purwakarta, persis di depan rumahnya, Rabu (27/11).
Elshinta.com - Calon Gubernur Jawa Barat no. 4 Dedi Mulyadi menggunakan hak suaranya pada Pilkada 2024 di TPS 3 Desa Sawahkulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupten Purwakarta, persis di depan rumahnya, Rabu (27/11).
Meski sudah tinggal di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat namun Dedi bersama anak sulungnya mencoblos di Purwakarta, karena masih warga di Desa Sawahkulon, Kecamatan Pasawakan, Purwakarta.
Dedi Mulyadi datang bersama anak sulungnya Maula Akbar yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Sambil menunggu antrian seperti warga lainya Dedi Mulyadi duduk berbaur dengan warga yang akan menggunakan hak suaranya di TPS 3 untuk mendapat panggilan.
Sebagaimana warga lainya Dedi Mulyadi mencoblos tidak didahulukan. Setelah menunggu sekitar 15 menit baru dipanggil untuk memilih di bilik suara.
Usai memilih kemudian menunjukan jari tanganya yang telah dicelupkan kedalam tinta kepada awak media.
Dalam keteranganya Dedi Mulyadi, menyebutkan, pencoblosan yang berlangsung hari ini 27 November berjalan lancar dan tenang.
"Saya lihat suasananya sangat beda ya biasanya kalau hari Pemilu jalan agak rame sekarang malah kosong. Artinya bahwa saya melihat partisipasi publiknya akan meningkat bisa dilihat dari jalan yang kosong orang hari ini tidak pergi ke mana-mana kecuali milih kayaknya ya," kata Dedi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi.
Saat ditanya pilihannya pada Pilkada saat ini Dedi menyebutkan yang jelas pasti yang nyoblos Gubernur pasti nyoblos siapa. "Masa Rider Jamain kalau Bupati pasti nyoblos siapa pasti udah tahu lah," ujar Dedi.
Sementara partisipasi pada Pigub Jabar yang memilih presentasinya bisa 80 persen.
Menjelang pemilihan Gubernur, Dedi mengaku santai dan masih nyapu bersih-bersih rumah. "Di ruangan lagi ngeberes-beresin kursi karena mungkin banyak tamu hari ini nyiapin minuman, minta ke teman-teman nyiapin makanan untuk hari ini," ucapnya.
"Saya jam 11.00 ya baru tidur, setelah dengan para pegawai di lingkungan rumah saya ngobrol kemudian betul-betul rileks. Udah selesai kan sudah selesai sampai hari tenang kemarin sekarang bukan tugas lagi, sekarang tugas KPU PPK PPS," katanya lagi.
Dedi menyebutkan kekuatan suara dirinya tertinggi sudah kelihatan di survei seperti Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Majalengka. Cirebon, Indramayu, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Bandung Barat dan Garut.
Setelah dari TPS, Dedi Mulyadi kemudian menyapa warga sekitar dan menyambangi warung-warung sekitar dimana sebelumnya ia suka belanja.
Selanjutnya Dedi singgah sebentar ke rumah dulu yang ditinggali bersama keluarganya, yang saat ini sudah ditinggalkan. Kemudian pulang ke Subang di Lembur Pakuan untuk menggelar Quick Count.