FKSB 2024 dihadiri lebih dari 160 sekolah binaan di Indonesia

Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim menggelar Forum Komunikasi Sekolah Binaan (FKSB) XI 2024 dengan tema 'Merdeka Belajar di Era Transformasi Digital untuk Indonesia Cerdas' yang dihadiri 160 perwakilan sekolah binaan dari berbagai wilayah Indonesia.

Update: 2024-12-02 14:23 GMT
Para peserta yang mengikuti kegiatan Forum Komunikasi Sekolah Binaan (FKSB) XI 2024. (ANTARA/YPA-MDR)

Elshinta.com - Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim menggelar Forum Komunikasi Sekolah Binaan (FKSB) XI 2024 dengan tema “Merdeka Belajar di Era Transformasi Digital untuk Indonesia Cerdas” yang dihadiri 160 perwakilan sekolah binaan dari berbagai wilayah Indonesia.

Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim mengatakan kegiatan tahun ini fokus pada tantangan pendidikan, khususnya transformasi secara digital agar sistem pembelajaran dapat diadaptasikan pada perkembangan teknologi terbaru.

Dalam kegiatan ini, sejumlah guru binaan dari jenjang SD, SMP, dan SMK dilibatkan untuk menjadi pembicara Seminar Nasional dalam FKSB tahun ini, untuk membagikan karya inovatif mereka dalam menerapkan metode pembelajaran menarik dan interaktif bagi para siswa.

"Selaras dengan transformasi digital dunia pendidikan, YPA-MDR menerapkan sistem Sekolah Digital, School Collaboration System, Pelatihan Kompetensi Teknik Informatika, dan berbagai pendampingan intensif lainnya yang memanfaatkan teknologi untuk menciptakan ekosistem belajar yang efektif," kata Gunawan Salim melalui keterangan resminya, Senin.

Tidak hanya itu saja, kegiatan ini juga sekaligus menyambut hadirnya 4 wilayah binaan baru, yaitu 13 sekolah dari Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, 14 sekolah dari Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, 6 sekolah dari Kecamatan Bentian Besar dan 3 di Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, serta 6 sekolah dari Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.  

"Secara total, acara ini mendatangkan 42 sekolah negeri baru sebagai bagian dari keluarga besar sekolah binaan YPA-MDR menuju status sekolah unggul berwawasan global," lanjut dia.

Acara tahunan ini juga menjadi bentuk pengakuan dan apresiasi YPA-MDR terhadap pencapaian para sekolah binaan melalui penghargaan Gerakan Penghijauan Indonesia, Sekolah Unggul 2023, Sekolah dengan Implementasi ISO 9001:2015 Terbaik, Wilayah dengan Pencapaian Komitmen Terbaik, Pekan Inovasi Guru (PIGUR), Guru Inspiratif, Kepala Sekolah Inspiratif, Pengawas Inspiratif, Guru Terbaik, Kepala Sekolah Terbaik, dan Sekolah Terbaik.

Di akhir acara, YPA-MDR melaksanakan Pengukuhan 11 Sekolah Binaan yang dinobatkan sebagai “Sekolah Independen,” yaitu area binaan Kabupaten Kupang yang terdiri dari SDI Bokong 1, SDN Bokong 2, SDN Oesusu, SDN Bijaesahan, SDN Sonraen, SDN Buraen 1.

Selain itu terdapat juga SDI Buraen 2, SDN Retraen, SMKN 1 Leuwiliang (Kabupaten Bogor), SMKN 2 Gedangsari (Kabupaten Gunungkidul), dan SMKN 1 Pandak (Kabupaten Bantul).

Dia juga berharap melalui kegiatan FKSB ini, YPA-MDR dapat membina hubungan antara seluruh sekolah binaan dengan tujuan membangun motivasi dan mendorong terbentuknya komitmen menuju pendidikan berkelanjutan bagi generasi muda di Indonesia.

Tags:    

Similar News