Drainase jalan Soehat Kota Malang mulai dikerjakan tahun 2025
Banjir menjadi perhatian Pemkot Malang. Hal ini ditunjukkan keseriusan Pj Walikota Malang Iwan Kurniawan dengan melihat secara langsung saluran irigasi yang jadi salah satu penyebab banjir dan dikeluhkan warga kota Malang.
Elshinta.com - Banjir menjadi perhatian Pemkot Malang. Hal ini ditunjukkan keseriusan Pj Walikota Malang Iwan Kurniawan dengan melihat secara langsung saluran irigasi yang jadi salah satu penyebab banjir dan dikeluhkan warga kota Malang.
Ada tiga titik yang jadi perhatian Pj Walikota, masing-masing saluran di Jalan Jaksa Agung Suprapto; Jalan Soekarno-Hatta depan RSUB dan Jalan Simpang Bondowoso.
“Ini merupakan salah satu dari 11 program saya dan Pemkot. Malang memaksimalkan anggaran pembangunannya,” ujar Pj Walikota Malang, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Haris Sugiharto.
Tentu saja untuk melakukan semua tidak dapat mengandalkan APBD Kota Malang.
“Karena itu upaya untuk meminta anggaran baik di Propensi maupun ke Pusat dilakukan hasilnya untuk Jalan Soekarno-Hatta kita dapat bantuan anggaran dari Propensi. Sedangkan untuk dua saluran di simpang Bondowoso dan Jaksa Agung Suprapto kita ajukan ke pusat dan untuk itu Pemkot, bersama DPRD telah mengajukan ke kementrian PUPR meski terlambat namun Januari 2025 kita diminta ajukan anggaran beserta rancangan dan kita siap,” ungkapnya.
Dan tahun 2025 normalisasi saluran di Jalan Soekarno– Hatta mulai dikerjakan dengan anggaran dari Propensi.
“Diperkirakan menelan anggaran Rp 60 Miliar untuk pembangunan saluran Drainase,” imbuh Direktur sinkronisasi urusan pemerintah II KeMendagri yang juga mantan Pj Kabupaten Lebak Banten ini.