Jumlah kecelakaan di Cianjur menurun di tahun 2024
Sebanyak 229 korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Cianjur, Jawa Barat sepanjang tahun ini. Jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2023 sebanyak 249 korban tewas.
Elshinta.com - Sebanyak 229 korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Cianjur, Jawa Barat sepanjang tahun ini. Jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2023 sebanyak 249 korban tewas.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ika Cakra Mustika mengatakan faktor kelalaian manusia (Human error) menjadi penyebab utama terjdinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Cianjur.
"Selain jumlah korban tewas yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah korban luka berat akibat kecelakaan juga mengalami penurunan yang signifikan dibadingkan tahun 2023 sebanyak 38 korban menjadi 23 korban luka berat," kata Cakra, kepada wartawan, Selasa (24/12).
Sementara untuk angka kecelakaan yang terjdi sepanjang tahun ini, kata Cakra, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 sebanyak 400 kejadian menjadi 495 kejadian.
"Tetapi untuk nilai kerugian materi akibat kecelakaan justru menurun dari Rp 1.227.970.000 mnjadi Rp 973.685.013. Untuk korban luka ringan meningkat dari tahun 2023 sebanyak 345 korban menjadi 366 korban," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Angga Purwanda.
Cakra menyebutkan, terdapat beberapa titik rawan kecelakaan di sepanjang jalan utama Cianjur, di antaranya sepanjang Jalan Raya Puncak, Ciloto, Cipanas.
"Jalan Raya Sukabumi-Gekbrong, dan Jalan Raya Bandung-Cianjur, Kecamatan Karangtengah juga menjadi titik rawan kecelakaan di wilayah Cianjur," ujarnya.
Untuk mengantisipasi dan menekan angka kecelakaan yang terjadi, lanjut Cakra, jajarannya gencar menyosialisasikan tertib berlalu lintas, ramp check dan memasang serta menambah rambu-rambu imbauan di sejumlah spot rawan kecelakaan.