Kronologi dua anggota LSM buntuti mobil Kajari Kabupaten Kediri

Elshinta.com - Viral! Sebuah video memperlihatkan keributan antara mobil dinas milik Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri dengan dua orang pengendara di Pertigaan Kodim 0809, Jalan Imam Bonjol, Kediri.

Update: 2024-12-26 15:51 GMT
Tangkapan layar - Kronologi dua anggota LSM buntuti mobil Kajari Kabupaten Kediri. (Sumber: ist)

Elshinta.com - Viral! Sebuah video memperlihatkan keributan antara mobil dinas milik Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri dengan dua orang pengendara di Pertigaan Kodim 0809, Jalan Imam Bonjol, Kediri.

Diketahui kejadian tersebut saat Kajari sedang bersama keluarga di Kediri kemudian dihadang oleh dua orang pemuda yang tidak dikenal salah satunya mendobrak pintu mobil dan satunya merekam kejadian tersebut. 

"Saat di Simpang Kodim atau Jalan Imam Bonjol, karena lampu merah, kendaraan berhenti. Nah di situlah pengendara sepeda motor berhenti dan dua orang tidak dikenal itu turun. Yang satu mengadang di depan dan satu lagi menggedor kaca mobil," kata Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo, Rabu (25/12).

Kemudian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kediri, Pradhana Probo Setyarjo keluar dari mobil dengan membawa senjata api karena dirinya dan keluarga merasa terancam dengan dua pemuda tersebut, lalu terjadilah aksi saling dorong dan berujung penembakan diudara oleh Pradhana sebagai tanda peringatan.

Mengacu Pasal 8B Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan RI. Dengan jelas tertulis dalam melaksanakan tugas dan wewenang, jaksa dapat dilengkapi dengan senjata api serta sarana dan prasarana lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut Kasi Intelejen Kejari Kabupaten Kediri, Iwan Nuzuardi insiden bermula ketika mobil dinas Kejari terlihat diikuti oleh dua orang tak dikenal saat setelah Kajari makan malam bersama keluarga. 
Ketika tiba di pertigaan, kedua pemuda tersebut menghadang dan melontarkan kata-kata berupa ancaman.

Kini pelaku diketahui HFL (33) dan M (42) sudah dalam proses oleh Polres Kediri Kota. (IAP)

Tags:    

Similar News