5 Januari 1963: Korps Wanita Angkatan Laut, perempuan penjaga samudra nusantara
Elshinta.com - Setiap tanggal 5 Januari, Indonesia memperingati Hari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) sebagai penghormatan kepada perempuan yang telah berkontribusi dalam pertahanan maritim. Hari ini tidak hanya menjadi perayaan semata, tetapi juga pengingat akan dedikasi dan perjuangan perempuan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Elshinta.com - Setiap tanggal 5 Januari, Indonesia memperingati Hari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) sebagai penghormatan kepada perempuan yang telah berkontribusi dalam pertahanan maritim. Hari ini tidak hanya menjadi perayaan semata, tetapi juga pengingat akan dedikasi dan perjuangan perempuan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Korps Wanita Angkatan Laut didirikan pada 5 Januari 1963 oleh Laksamana Madya Laut RE Martadinata, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Pembentukan Kowal bertujuan untuk melibatkan perempuan dalam berbagai tugas strategis di Angkatan Laut, termasuk administrasi, komunikasi, hingga misi operasional. Surabaya, sebagai kota maritim, menjadi tempat kelahiran korps ini, sekaligus pusat pelatihan bagi para anggotanya.
Awalnya, peran anggota Kowal lebih banyak difokuskan pada tugas-tugas non-tempur, seperti administrasi dan logistik. Namun, seiring berkembangnya zaman, mereka mulai dilibatkan dalam berbagai operasi strategis, termasuk misi perdamaian internasional di bawah naungan PBB. Hal ini menegaskan bahwa perempuan memiliki kemampuan setara dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan negara.
Peringatan Hari Kowal juga bertujuan untuk menginspirasi generasi muda perempuan agar tidak ragu untuk bergabung dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia kemiliteran. Kowal membuktikan bahwa keberanian dan dedikasi tidak dibatasi oleh gender, melainkan oleh semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hari Korps Wanita Angkatan Laut menjadi momen untuk mengenang sejarah, mengapresiasi kontribusi, dan mendorong kesetaraan gender di bidang pertahanan. Dengan peran strategisnya, Kowal tak hanya menjaga samudra nusantara, tetapi juga membuka jalan bagi perempuan untuk terus maju dalam dunia militer.