Tanah dinilai bisa abrasi, tokoh agama Banten harap PSN pesisir utara Tangerang dilanjutkan
Tokoh agama Banten, Kyai Alwiyan, mengatakan, jika proyek strategis nasional (PSN) di kawasan pesisir utara Tangerang dihentikan akan malah banyak kerugian. Tanah negara di kawasan PSN hanya akan habis termakan abrasi.
Elshinta.com - Tokoh agama Banten, Kyai Alwiyan, mengatakan, jika proyek strategis nasional (PSN) di kawasan pesisir utara Tangerang dihentikan akan malah banyak kerugian. Tanah negara di kawasan PSN hanya akan habis termakan abrasi.
Kyai Alwiyan mengatakan, tanah yang dijadikan PSN di pesisir utara Tangerang adalah tanah negara yang diberi status PSN melalui peraturan menteri. Tujuannya adalah untuk percepatan pembangunan ekonomi, pertumbuhan, dan pemerataan ekonomi di daerah.
“Mudharat itu kalau tanahnya akan dibangun untuk lokalisasi, perjudian, atau narkoba. Mudharat itu kajian fiqih, fiqih itu menghukumi orang yang dibebani syariat. Ini kan tanah belum dibangun apa-apa. Lalu perbuatan apa yang mau dihukumi di situ?” ungkap Kyai Alwiyan.
Dijelaskannya, PSN Tropical coastland di pesisir utara Tangerang berbeda dengan pengembangan PIK 2. “PSN itu tanah negara, kalau PIK itu tanah Agung Sedayu yang dibeli dari masyarakat dengan akad jual beli yang sah. Ini banyak yang tidak tahu,” ungkap Kyai Alwiyan.
Menurut Kyai Alwiyan, tidak ada alasan untuk menghentikan PSN Tropical coastland di pesisir utara Tangerang. Malahan akan rugi jika tanah tersebut tidak dibangun oleh investor swasta. “Rugi karena kalau didiamkan juga akan habis termakan abrasi. Habis itu 5 tahun lagi. Mumpung ada yang mengelola ya sudah jalankan PSN,” paparnya.
Ia mengimbau pada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar. Di era post truth, kata Kyai Alwiyan, banyak fakta-fakta objektif sering disingkirkan dan mengedepankan emosi. “Posisi saya mengedukasi pada masyarakat agar tidak terprovokasi. Saya kan langsung tanya ke Bappeda, tanya ke PSN, tanya ke Agung Sedayu, dan sebagainya untuk konfirmasi,” ungkap Kyai Alwiyan.
Jika nanti PSN sudah dibangun, Kyai Alwiyan yakin akan banyak manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah. Di sana akan bisa membuka lapangan kerja, ada kegiatan ekonomi, peningkatan pendapatan kas negara.
Sementara itu, Pemerintah sendiri disebut sedang melakukan evaluasi secara periodik terhadap pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Ecowisata Tropical Coastland, PSN di wilayah pesisir utara Tangerang, Banten, tepatnya Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, yang menjadi sorotan akhir-akhir ini juga menjadi salah satu prioritas evaluasi.
Hal itu diutarakan Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso kepada awak media pada Kamis (23/1/2025).
Dia menjelaskan, evaluasi periodik telah dilakukan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), dan saat ini sudah pada tahap menyampaikan hasil evaluasi dan meminta kementerian teknis pengusul atau pemberi rekomendasi teknis untuk menindaklanjuti hasil evaluasi dengan melakukan evaluasi teknis dan menyampaikan rekomendasi keberlanjutan dan penyelesaian proyek PSN di masing-masing sektor.
Lanjut dia, evaluasi terhadap seluruh PSN dilakukan sesuai dengan ketentuan yang mengharuskan dilakukan evaluasi periodik, dan sejalan dengan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi terhadap PSN.
"Terutama untuk PSN yang capaian tingkat penyelesaiannya masih rendah, kementerian pengusul atau pemberi rekomendasi diminta melakukan evaluasi teknis dan rekomendasi keberlanjutannya," tukasnya mengutip Kompas.com.