21 titik banjir di Kota Serang 18 titik di antaranya disebabkan tumpukan sampah

Pemerintah Kota Serang getol mensosialisasikan pembentukan bank sampah untuk penangan permasalah sampah di Kota Serang. 

Update: 2025-03-13 23:51 GMT
Fotol; Mamo Erfanto/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pemerintah Kota Serang getol mensosialisasikan pembentukan bank sampah untuk penangan permasalah sampah di Kota Serang. 

Untuk membangun ekosistem penanganan sampah agar sampah betul-betul diselesaikan secara sempurna, kegiatan dan pendampingan soal pengelolaan sampah harus terus dilakukan, Kamis (13/03), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mamo Erfanto.

Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia saat meresmikan forum Bank sampah Darqam Bersinar, Kampung Kepandean Kidul menekankan soal penanganan serta pengelolaan sampah.

"Permasalahan penumpukan sampah jangan lagi harus tanggung jawab dinas LH, Pemkot tapi bagaimana kita benar benar sadar akan bahayanya sampah bila tidak di kelola dengan baik," ujarnya.

Untuk di ketahui, banjir di Kota Serang salah satu penyebab ialah tumpukan sampah. Setelah di telusuri dari 21 titik banjir, 18 titik banjir penyebabkan ialah sampah.

"Sangat mencengangkan kalau soal sampah. Jadi sudah mendarah daging persoalan sampah terutama terkait kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, maka dari itu salah satu program prioritas Budi-agis ialah seribu bank sampah untuk masalah sampah," tuturnya.

Agis menerangkan karena kita ingin betul betul menangani persoalan peningkatan  kesadaran tentang sampah agar benar benar terwujud di kalangan masyarakat. Target kita minimal seribu bang sampah untuk lima tahun ini dan kita akan masifkan pembentukan bank sampah dari tingkatan sekolah SD, SLTP, SMA, Pesantren dan jajaran tingkat RT/RW agar kita benar benar peduli atas sampah. 

"Kita akan dorong gerakan pilah sampah dari rumah agar masyarakat tau soal sampah organik dan non organik kemudian baru kita kembangkan untuk bank sampah," tambahnya.

Terakhir, untuk forum Bank sampah Darqam Bersinar, Kampung Kepandean Kidul berpesan agar forum ini tidak hanya namanya saja, hanya ada aktifitas saat ada kegiatan saja.

Tags:    

Similar News