Setelah dikukuhkan, honor 3 bulan RT dan RW Kota Magelang langsung cair

Setelah dikukuhkan, honor Ketua RT dan RW se Kota Magelang Jateng, langsung cair. Jumlah Ketua RW sebanyak 192 dan Ketua RT ada 1.030.

Update: 2025-03-18 16:07 GMT
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Setelah dikukuhkan, honor Ketua RT dan RW se Kota Magelang Jateng, langsung cair. Jumlah Ketua RW sebanyak 192 dan Ketua RT ada 1.030. Mereka resmi dikukuhkan untuk masa jabatan 2025-2027,  oleh Walikota Magelang, Damar Prasetyono di GOR Samapta komplek Gelora Sanden, Selasa (18/3).

Pengukuhan ini menjadi moment yang  istimewan, karena setelah menerima Surat Keputusan (SK), mereka akan mendapat honor untuk tiga bulan, dari Januari hingga Maret.

Walikota Magelang Damar Prasetyono, menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai garda terdepan dalam menjalankan program pemerintah. "Honor sudah menjadi hak mereka, mudah-mudahan bisa bermanfaat, apalagi ini mau lebaran," katanya.

Damar berharap, RT dan RW bisa menjadi ujung tombak dalam menjalankan program-program pemerintah, sehingga dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat.

Damar juga menyoroti tantangan di era digital, di mana informasi yang beredar begitu cepat. Ia menekankan bahwa RT dan RW memiliki tanggung jawab dalam membantu masyarakat menyaring informasi dan memastikan kebenarannya. 

Karena itu, RT dan RW harus menjadi pilar dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan solid dalam menghadapi berbagai isu yang berkembang. 

Sementara itu, Sekda Kota Magelang Hamzah Kholifi juga menyatakan, bahwa setelah dikukuhkan secara resmi, para ketua RT dan RW juga menerima honorarium yang telah menjadi hak mereka. Honor ini diberikan sekaligus untuk tiga bulan, yaitu Januari, Februari, dan Maret 2025.
besaran honor untuk Ketua RW sebesar Rp 500 ribu, sedangkan Ketua RT, Rp 350 ribu/bulan.

Ia menambahkan bahwa pencairan ini dilakukan sebagian melalui kelurahan agar tidak menumpuk di acara pengukuhan. 

“Momen Ramadan ini juga menjadi waktu yang pas untuk pencairan honor ini, karena bisa digunakan sebagai tambahan tunjangan hari raya (THR),” kata Hamzah.

Salah satu ketua RT yang dikukuhkan, Rindu Heppy Abriastanto dari RT 03/RW 07 Kampung Dumpoh, Kelurahan Potrobangsan, Magelang Utara menyambut baik kebijakan pencairan honor sekaligus untuk tiga bulan. Menurutnya, ini merupakan peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya yang kadang diberikan per bulan atau dua bulan sekali.

Alhamdulillah, tiga bulan ini bisa menjadi THR untuk Lebaran tahun ini. Pak Walikota yang baru ini membagikan SK sekaligus dengan honor selama tiga bulan, dan jumlahnya juga naik dari tahun lalu,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Selasa (18/3). 

Honorarium yang diterima RT dan RW mengalami kenaikan Rp50.000 dari tahun sebelumnya. Tahun lalu, honor RT masih Rp300.000 per bulan, sedangkan tahun ini naik menjadi Rp350.000 per bulan. Total yang diterima untuk tiga bulan mencapai Rp1.500.000 bagi RW dan Rp1.050.000 bagi RT sebelum dipotong pajak.

Acara pengukuhan ini menjadi awal perjalanan para ketua RT dan RW dalam menjalankan tugasnya untuk dua tahun ke depan. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, mereka diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan sejahtera bagi seluruh warga Kota Magelang.

Usai pengukuhan, diberikan doorprice bagi ketua RT/RW yang berhasil menjawab pertanyaan. Dalam sesi ini, banyak terjadi kelucuan. Seperti missal, Walikota menanyakan siapa nama lengkap istrinya. Oleh salah satu ketua RT di jawab 'Ibu Niken". jawaban ini sontak mengundang tawa, karena ibu Niken merupakan nama istri dari walikota sebelumnya.

Juga saat ditanya alah satu program unggulan Walikota,ada ang menjawab "Jemput sakit Antar Sehat". padahal program itu juga merupakan program walikota sebelumnya.

Tags:    

Similar News