Prof. Deby Vinski Pimpin Kongres Sel Internasional Punca Dunia di Roma, harumkan nama Indonesia

Prof. dr. Deby Vinski memimpin konferensi internasional sel punca di Roma, membawa harum nama Indonesia melalui Celltech Stem Cell Centre.

Update: 2025-04-09 10:43 GMT
Sumber foto: Radio Elshinta/ Irza Farel

Elshinta.com - Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional lewat kiprah Prof. dr. Deby Vinski, MSc, PhD. Pakar kedokteran regeneratif ini dipercaya menjadi Chairman dalam International Conference on Stem Cells and Regenerative Medicine yang berlangsung di Roma, Italia, pada 24–26 Maret 2025, seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta Irza Fare.

Konferensi bergengsi yang digelar di Hotel NH Roma Villa Carpegna ini dihadiri oleh ilmuwan, dokter, dan peneliti dari berbagai negara. Mereka berkumpul untuk membahas perkembangan teknologi dan penelitian terkini di bidang sel punca dan pengobatan regeneratif. Prof. Deby memimpin kongres sebagai Ketua, didampingi oleh Sekretaris Jenderal WOCPM asal Rusia, Prof. dr. Svetlana Trofimova.

Sebagai Presiden World Council of Preventive Medicine (WOCPM) yang beranggotakan 74 negara, Prof. Deby berperan penting dalam membangun kolaborasi global, termasuk dalam sektor health tourism. Ia juga memimpin berbagai sesi ilmiah dan diskusi panel yang mempertemukan para pakar dunia.

Sejumlah pembicara ternama turut hadir dalam konferensi ini, di antaranya:

- Prof. dr. Darren Griffin (Inggris), pakar genetika dunia  
- Dr. Darwin Owen (Amerika Serikat)  
- Prof. dr. Jaime Rodriquez dan Prof. dr. Carlos Galante  
- Dr. Karim Pierre Assely (Norwegia)  
- Dr. Karl Rahbani PhD dan Dr. Sonia Rahbani PhD  
- Dr. Walid Khairallah (Lebanon)  
- Dr. Matt Reiman (Australia)  
- Prof. dr. James C (China)  
… serta 25 pakar internasional lainnya.

Tak hanya memimpin kongres, Prof. Deby juga membawa lembaga yang dipimpinnya, Celltech Stem Cell Centre, sebagai exhibitor utama. Celltech merupakan pusat terapi dan laboratorium sel punca pertama di Indonesia, yang bekerja sama dengan Swiss Biotech dan telah diakui sebagai Centre of Excellence se-Asia Pasifik oleh Becton Dickinson USA.

Berlokasi di Vinski Tower, Celltech dikenal sebagai pelopor terapi regeneratif dan anti-aging berbasis sel punca. Dengan laboratorium berstandar internasional, Celltech aktif menjalin kolaborasi riset dengan berbagai institusi di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Konferensi di Roma ini menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia dalam dunia ilmiah global. Kepercayaan internasional terhadap Prof. dr. Deby Vinski dan Celltech merupakan simbol pengakuan atas kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi medis Indonesia di panggung dunia.

Tags:    

Similar News