Mahasiswa bunuh diri dengan loncat Jembatan Tunggulmas 

Masyarakat sekitar Jembatan Tunggulmas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang digegerkan dengan penemuan sosok mayat di dasar jembatan, Kamis (10 /4) pagi.

Update: 2025-04-10 20:10 GMT
Sumber foto: AH Sugiharto/elshinta.com.

Elshinta.com - Masyarakat sekitar Jembatan Tunggulmas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang digegerkan dengan penemuan sosok mayat di dasar jembatan, Kamis (10 /4) pagi.

“ Ada mayat....ada mayat,” teriak saksi, Ahmad Yusuf seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto.

Dari penuturan saksi, dirinya saat itu hendak mencari ikan di Sungai Brantas tepatnya di bawah Jembatan Tunggulmas sisi barat. Saat turun dikejutkan dengan sosok yang saat didekati ternyata manusia dengan posisi wajah ke atas dan kaki patah dengan luka darah yang sudah mengering.

“Begitu saya pastikan sudah meninggal saya dibantu beberapa orang minta bantuan ke Polsek kemudian polisi datang bersama relawan. Saat diperiksa ditemukan identitas berupa SIM C dan HP yang aktif. Untuk nama saya tidak tahu karena dibawa polisi namun usia 20 tahunan kayak mahasiswa,” ujarnya.

Kapolsek Lowokwaru, Kota Malang, Kompol Anang Trihananta yang dikonfirmasi membenarkan temuan mayat dibawah Jembatan Tunggulmas.

“Benar, kita evakuasi mayat laki-laki usia 20 tahun dari keterangan SIM C berinisial BGS, 20, warga Jalan Kresna Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur status mahasiswa salah satu PTN di Malang yang saat ini jenasahnya berada di bagian forensik RS Saiful Anwar Malang,” ujar Anang.

Soal penyebab pasti pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah pihak baik itu teman kampus maupun pihak kampus.

“Kalau kapan meninggal ada dugaan lebih dari 10 jam karena lebam mayat sudah nampak dan diperkirakan aksinya tersebut dilakukan antara pukul 22.00 hingga 24.00 sebelum Kamis pagi ditemukan,” jelasnya. 

Sementara itu Kepala Subdivisi kehumasan Universitas Brawijaya (UB) Malang, Tri Wahyu Basuki yang dikonfirmasi membenarkan korban meninggal di bawah Jembatan Tunggulmas adalah mahasiswa UB.

“Benar yang bersangkutan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Jurusan Teknik Informatika angkatan 2023, dan kita juga tengah melakukan koordinasi dan memberi tahu keluarga dan kami juga ikut berbela sungkawa atas kejadian tersebut dan terkait penyebab kita serahkan pada pihak kepolisian,” tandasnya.

Tags:    

Similar News