Polisi: 3 orang tewas dalam kecelakaan tunggal di Pesibar

Elshinta.com - Polisi menyebutkan, tiga orang tewas dalam kecelakaan tunggal mobil pick up masuk ke dalam jurang di jalan lintas barat, Dusun Karudang, Pekon (Desa) Way Sindi Utara, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

Update: 2025-04-23 13:50 GMT
Personel Sat Lantas Polres Pesisir Barat saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan tunggal yang menewaskan tiga orang. ANTARA/HO/Humas Polres Pesisir Barat

Elshinta.com - Polisi menyebutkan, tiga orang tewas dalam kecelakaan tunggal mobil pick up masuk ke dalam jurang di jalan lintas barat, Dusun Karudang, Pekon (Desa) Way Sindi Utara, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

Kasat Lantas Polres Pesisir Barat AKP Rudy Apriansyah Unyi, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Rabu mengatakan, kecelakaan maut tersebut terjadi pada Selasa (22/4), kemarin sekitar pukul 10.00 WIB tersebut yang mengakibatkan tiga orang tewas dan empat orang luka berat.

"Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, dan enam lainnya luka ringan," katanya.

Menurutnya tiga orang korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut adalah, warga dari Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

"Identitas korban meninggal dunia adalah Inisial I berusia 44 tahun , OC 25 tahun dan AS 31, ketiganya adalah warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, kata dia pihaknya langsung terjun ke lokasi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

Dirinya menjelaskan, peristiwa kecelakaan tunggal tersebut bermula pada saat kendaraan roda empat merek Isuzu berwarna putih biru nomor polisi A 8904 FG yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial BL (30) Desa Sumber Ragi, Kecamatan Seragi Lampung Selatan yang melaju dari arah Bengkulu menuju Bandarlampung.

"Sesampai nya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung tajam ke kanan, pengemudi diduga kehilangan kendali akibat kecepatan kendaraan yang cukup tinggi dan kondisi jalan yang tajam berliku. Akibatnya, kendaraan menabrak besi pembatas jembatan di sisi kiri dari arah Bengkulu dan kemudian terjun ke sungai sedalam 15 meter," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan mengimbau kepada seluruh pengemudi agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur rawan seperti tikungan tajam.

“Kami imbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan umum, agar selalu mengutamakan keselamatan. Kurangi kecepatan saat melintasi jalur menikung dan tetap waspada terhadap kondisi jalan,” ujar dia.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Tags:    

Similar News