Pemkab Langkat pacu percepatan UHC non cut off, melalui keanggotaan JKN

Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin memimpin rapat percepatan Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off.

Update: 2025-04-29 19:24 GMT
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin memimpin rapat percepatan Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off. Rapat ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Langkat mendapatkan jaminan layanan kesehatan tanpa hambatan, melalui keanggotaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang langsung aktif setelah pendaftaran, di ruang pola kantor Bupati, Senin (28/4)

Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda Langkat, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, para Asisten dan Staf Ahli Setdakab Langkat, para kepala perangkat daerah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langkat, para camat se-Kabupaten Langkat, serta jajaran terkait.

Dalam arahannya, Bupati Syah Afandin menekankan, percepatan UHC menjadi prioritas strategis demi mewujudkan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Langkat. "Kita harus bergerak cepat dan terkoordinasi. Kepastian layanan kesehatan untuk seluruh masyarakat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda," tegasnya.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, dr. Juliana, kondisi UHC Langkat hingga April 2025 menunjukkan jumlah penduduk sebanyak 1.120.709 jiwa, dengan 1.072.505 jiwa 95,70 persen telah menjadi peserta JKN. Namun, tingkat keaktifan kepesertaan baru mencapai 71,23 persen. Untuk mencapai target UHC sebesar 98,6 persen, Kabupaten Langkat masih memiliki kekurangan sebanyak 32.514 jiwa, dengan tambahan upaya meningkatkan keaktifan peserta aktif hingga mencapai 80 persen.

Sebagai langkah percepatan, Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan seluruh kecamatan dan desa dalam menjaring masyarakat tidak mampu yang belum terdaftar JKN selama periode Maret–April 2025. Dari hasil penjaringan, terkumpul data 79.062 jiwa, namun setelah validasi, baru 14.127 jiwa yang memenuhi syarat untuk diusulkan. Masih terdapat kekurangan 18.387 jiwa yang perlu dilengkapi.

Bupati Syah Afandin menegaskan bahwa data yang sudah terkumpul harus segera diverifikasi kembali oleh kecamatan, dengan memprioritaskan masyarakat kurang mampu agar percepatan target 32.514 jiwa dapat segera terpenuhi.

"Sinergi antar perangkat daerah, kecamatan, hingga desa menjadi kunci utama. Saya minta semua pihak bergerak bersama untuk mewujudkan Langkat yang sehat dan sejahtera," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (29/4). 

Tags:    

Similar News