Enam jemaah calon haji Bekasi batal dan tunda keberangkatan
Sebanyak enam jemaah haji Embarkasi Bekasi mengalami kendala keberangkatan pada tahun ini.
Elshinta.com - Sebanyak enam jemaah haji Embarkasi Bekasi mengalami kendala keberangkatan pada tahun ini.
Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Bekasi, dr. Sedya Dwisangka mengatakan tiga jemaah terpaksa membatalkan keberangkatannya, sementara tiga lainnya mengalami penundaan.
Ketiga jemaah yang batal berangkat berasal dari Karawang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bekasi.
"Penyebab batal memang karena penyakitnya ini dalam jangka waktu panjang dianggap tidak bisa memenuhi unsur istitha'ah," kata dr. Sedya, Kamis (8/5/2025).
Adapun jamaah yang batal berangkat, ia menyebut karena menderita penyakit kadar gula tinggi dan paru obstruksi kronis.
"Kita lebih mengkhawatirkan kalau dipaksa berangkat dia akan fatal di sana. Sedangkan hajinya juga masih lama, risiko keberangkatan bagi mereka," ungkapnya.
Sementara itu, tiga jemaah lainnya yang berasal dari Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Garut, mengalami penundaan keberangkatan akibat anemia dengan kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 8,5.
"Mereka mengalami anemia, HB kurang dari 8,5. Ini sedang kita observasi, kita bantu untuk meningkatkan HB-nya," ujar dr. Sedya.
Ia menyebut, jamaah yang batal berangkat akan membantu proses pengembalian biaya 100% atau penggantian kuota oleh keluarga.
"Jadi buat jamaah ini gak perlu takut. Kalaupun mau ditunda tahun depan juga bisa. Dia jadi antrian prioritas," paparnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Jumat (9/5).
Dengan proses screening yang lebih ketat, jumlah jemaah yang batal dan tertunda berangkat menunjukkan tren penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Semakin ke sini semakin sedikit, semakin turun," pungkasnya.