650 pesilat Jabar dan Jateng unjuk gigi di kejuaraan nasional pencak silat

Gelaran kejuaraan nasional pencak silat yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari Jawa Barat dan Jawa Tengah sukses memukau ratusan pasang mata di GOR Wisanggeni Kota Tegal.

Update: 2025-05-13 19:22 GMT
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Gelaran kejuaraan nasional pencak silat yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari Jawa Barat dan Jawa Tengah sukses memukau ratusan pasang mata di GOR Wisanggeni Kota Tegal. Sebanyak 650 pesilat dari berbagai kelompok usia dan kategori bertanding dengan semangat tinggi, memperebutkan gelar juara dan mengharumkan nama daerah masing - masing.

Atmosfer kompetisi terasa begitu kental sejak hari pertama, di mana para atlet menunjukkan kemampuan teknik dan mental yang luar biasa. Sorak sorai dukungan dari para suporter dan pelatih menambah semarak jalannya pertandingan. Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para pesilat muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding di tingkat nasional, serta menjalin silaturahmi antar perwakilan daerah.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah penampilan gemilang dari pesilat muda berbakat, Putri Nadya Rizky Ramadhani. Siswi SD Slawi Kulon O2 yang tergabung dalam Teratai Junior Club Tegal ini berhasil meraih gelar Juara 1 Tanding kelas K usia dini II (46-48kg). Tak hanya itu, dengan penampilan yang memukau dan penuh semangat, Putri Nadya juga dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putri usia dini (SD) dalam kejuaraan bergengsi ini.

Putri Nadya Rizky Ramadhani adalah anak dari pasangan Grafita Yudi Nurdiana S. Pd, dan M. Amin Santoso. Berkat didikan serta dukungan kedua orang tuanya ini Putri Nadya terjun dalam kejuaraan nasional yang diselenggarakan selama tiga hari 9 hingga 11 Mei 2025 di GOR Wisanggeni.

Grafita Yudi didampingi M. Amin Santoso mengatakan selaku orangtua merasa bersyukur melihat perform anaknya dari ratusan atlit dapat meraih prestasi yang membanggakan. "Kami juga berterimakasih kepada pelatih dari Teratai Junior Club Tegal yang telah melatih anak kami hingga bisa menyabet juara 1 usia dini serta dinobatkan sebagai pesilat terbaik usia dini," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (13/5). 

"Alhamdulillah, saya tidak menyangka akan menjadi juara 1 dan di nobatkan sebagai pesilat terbaik putri usia dini. Saya ucapkan terimakasih kepada semua yang telah mensuport dalam kejurnas ini. Terimakasih kepada kedua orang tua atas doa yang dipanjatkannya untuk saya, dan kepada pelatih yang telah membimbing serta mengarahkan saya selama latihan silat di Teratai Junior Club, dan tak lupa saya bersyukur atas apa yang telah Allah berikan pada gelaran kejurnas ini." ujar Putri Nadya

Kemenangan Putri Nadya disambut suka cita oleh kedua orang tua, para pendukung dan pelatihnya. Prestasi ini menjadi bukti nyata dari pembinaan atlet usia dini yang berjalan baik di wilayah Tegal.  

Tags:    

Similar News