29 Mei 2006: Terjadi semburan lumpur Lapindo di Desa Siring

Pada tanggal 29 Mei 2006, terjadi semburan lumpur Lapindo di Desa Siring, kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. 

Update: 2025-05-29 06:13 GMT
Sumber foto: https://l1nq.com/QEVZH/elshinta.com.

Elshinta.com - Pada tanggal 29 Mei 2006, terjadi semburan lumpur Lapindo di Desa Siring, kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. 

Semburan lumpur itu berasal dari Sumur Banjarpanji 1, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur di lokasi pengeboran gas milik PT Lapindo Brantas, di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Dan merupakan bagian dari kegiatan pengeboran eksplorasi gas Blok Brantas. Blok Brantas dioperatori oleh Lapindo Brantas Inc yang 100 persen kepemilikannya dikempit oleh PT Energi Mega Persada Tbk, perusahaan yang terafiliasi dengan Group Bakrie.

Penyebab semburan masih menjadi pro dan kontra. Ada yang menyebut karena kesalahan pengeboran, ada pula yang menuding karena faktor kondisi alam. Seorang mekanik PT Tiga Musim Jaya Mas, kontraktor pengeboran, mengatakan, semburan gas disebabkan pecahnya formasi sumur pengeboran. 
Saat dikedalaman 9.000 kaki atau 2.743 meter dan akan diangkat untuk ganti rangkaian, bor tiba-tiba macet. Gas tak bisa keluar melalui saluran fire pit dalam rangkaian pipa bor, dan menekan ke samping, akhirnya keluar ke permukaan melalui rawa. 

Di sisi lain penyebab semburan lumpur ini, yaitu terkait dengan proses panas bumi, bisa pula dipicu gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter yang mengguncang Yogyakarta dan sekitarnya pada 27 Mei 2006, atau berselang dua hari sebelum Sidoarjo tersembur lumpur.

Semburan lumpur panas disertai gas terus membesar dan meluas selama beberapa bulan hingga menenggelamkan area pemukiman, pertanian, dan industri di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Porong, Kecamatan Tanggulangin, dan Kecamatan Jabon.

Tags:    

Similar News