Maksimalkan transparansi, UM gelar workshop penguatan zona integritas 

Sebagai upaya memaksimalkan transparansi di lingkungan Universitas Negeri Malang (UM) digelar Workshop Penguatan Zona Integritas (ZI) UM.

Update: 2025-06-12 13:43 GMT
Sumber foto: AH Sugiharto/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebagai upaya memaksimalkan transparansi di lingkungan Universitas Negeri Malang (UM) digelar Workshop Penguatan Zona Integritas (ZI) UM.

Dengan mengambil tema “menguatkan Komitmen, Mewujudkan Zona Integritas, Menuju Good University Governance)”, workshop dihadiri 75 peserta dari unsur pimpinan universitas, para dekan, wakil dekan bidang keuangan dan umum (WD II), direktur dan asisten direktur, Tim ZI UM, Tim ZI Fakultas, serta para Penilai ZI UM  yang dipusatkan di lt 7 ruang Ki Hajar Dewantara,Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UM.

Rektor UM, Prof.Dr.Hariyono,M.Pd mengapresiasi pelaksanaan workshop yang menghadirkan tiga narasumber, masing-masing Andi Rahadian, SH., LL.M,Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan III, KEMENPAN-RB ;Dr. Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H Kepala Biro Organisasi dan SDM Kemendiktisaintek; Dr. Solehudin, M.M Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Biro Organisasi dan SDM Kemendiktisaintek.

“Kita akan terus mendorong adanya zona integritas dengan tujuan membangun itu di kampus dan sebelum membangun integritas sebagai wacana publik maka UM menggelar workshop,” ujarnya. 

Tentu saja dengan menggelar zona integritas diharapkan UM sebagai PTN-BH juga mandiri dengan finansial yang dikelola orang-orang yang profesional dan berintegritas apalagi dengan komitmen UM dalam upaya upaya mengakselerasi pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Melalui workshop ini, UM memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap tuntutan reformasi birokrasi dan tata kelola yang baik (good university governance). Diharapkan hasil dari kegiatan ini mampu mendorong percepatan capaian predikat WBK/WBBM dan menjadi contoh penerapan integritas institusional di lingkungan pendidikan tinggi nasional” tandasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto, Kamis (12/6). 

Tags:    

Similar News