Penurunan emisi CO₂ sebesar 20% dengan PV Rooftop dan EMS pada sektor energi

Transisi menuju energi bersih di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari upaya nyata dalam menekan emisi karbon di berbagai sektor, khususnya sektor energi.

Update: 2025-06-26 16:24 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Transisi menuju energi bersih di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari upaya nyata dalam menekan emisi karbon di berbagai sektor, khususnya sektor energi. Salah satu langkah strategis yang terus dikembangkan pelaku industri adalah adalah pemanfaatan sistem Photovoltaic Rooftop (PLTS Atap) yang terintegrasi dengan Energy Management System (EMS). PLN Icon Plus menjadi menyediakan layanan untuk menjawab solusi dalam menghadirkan integrasi dua solusi ini untuk mendukung pengurangan emisi CO₂, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional energi secara menyeluruh.

PLTS Atap memanfaatkan sumber daya matahari sebagai energi utama untuk menggantikan sebagian konsumsi listrik dari jaringan konvensional. Ketika dikombinasikan dengan EMS—sebuah sistem pemantauan dan pengelolaan energi secara digital—pelaku industri dapat memperoleh data yang akurat mengenai pola konsumsi energi, mengidentifikasi beban puncak, serta mengatur penggunaan energi secara lebih bijak dan terukur. Salah satu studi oleh International Renewable Energy Agency (IRENA, 2023) menyebutkan bahwa integrasi energi surya dengan sistem manajemen energi cerdas memiliki potensi besar dalam mendukung target dekarbonisasi industri. “Pemanfaatan sistem surya atap yang dikombinasikan dengan EMS mampu mengurangi intensitas emisi karbon hingga 20 hingga 25 persen pada sektor energi dan manufaktur,” tulis IRENA dalam laporan Renewable Energy and Industrial Decarbonization.

PLN Icon Plus telah menerapkan solusi ini di berbagai lokasi pelanggan perkantoran, hingga fasilitas energi dan manufaktur. Hasilnya tidak hanya terlihat dari sisi pengurangan emisi, tetapi juga penghematan biaya energi yang signifikan. Monitoring berbasis real-time dari EMS memungkinkan pemilik fasilitas untuk mengidentifikasi potensi efisiensi di setiap titik konsumsi—dari sistem pendingin, pencahayaan, hingga beban operasional berat lainnya.

Keberhasilan implementasi PV Rooftop dan EMS ini menjadi bagian dari komitmen PLN Icon Plus dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060. Tidak hanya menyediakan teknologi, PLN Icon Plus juga menjadi mitra transformasi energi yang aktif melakukan pendampingan, edukasi teknis, hingga penyusunan roadmap efisiensi energi bersama para pelanggan industri.

Dalam pernyataannya, Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi menyampaikan, “Transisi energi tidak bisa dilakukan setengah hati. PLN Icon Plus menghadirkan solusi yang konkret, terukur, dan dapat diadaptasi oleh berbagai sektor industri untuk mendukung perjalanan menuju masa depan yang rendah karbon.”

Seiring meningkatnya kesadaran industri terhadap tanggung jawab lingkungan dan efisiensi energi, penggunaan PV Rooftop dan EMS bukan lagi pilihan alternatif, melainkan strategi utama. PLN Icon Plus terus memperluas penerapan solusi ini sebagai bagian dari layanan terintegrasi untuk membangun sektor energi Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan. Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan produk-produk teknologi informasi dan komunikasi.

Tags:    

Similar News