Anggota Koperasi BLN geruduk rumah pimpinan minta uang simpanan dikembalikan

Puluhan nasabah/anggota Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dari berbagai daerah menggeruduk rumah Nicolas Nyoto Prasetyo Pimpinan Koperasi BLN  di Merdeka Barat, Blotongan, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (25/2025). Mereka  meminta uang simpanan dikembalikan. 

Update: 2025-06-26 21:23 GMT
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Puluhan nasabah/anggota Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dari berbagai daerah menggeruduk rumah Nicolas Nyoto Prasetyo Pimpinan Koperasi BLN  di Merdeka Barat, Blotongan, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (25/2025). Mereka  meminta uang simpanan dikembalikan. 

Para  anggota  mengaku sudah tidak lagi mendapatkan bagi hasil dari Koperasi BLN sejak bulan Maret 2025. Para anggota datang dari berbagai daerah seperti Salatiga,  Boyolali, Wonosobo, Rembang dan  Bojonegoro. 

"Pokoknya yang penting kami ditemui dan uang dikembalikan. Uang saya yang telah masuk sekitar Rp400 juta," ungkap Widi, salah satu anggota Koperasi BLN.

Dari sebagian anggota koperasi  yang mendatangi rumah Nicolas ini rata-rata mereka sudah menyetor uang ke Koperasi BLN antara Rp100 juta  hingga Rp400 juta. Mereka dijanjikan keuntungan seratus persen dalam jangka waktu dua tahun. 

Kuasa hukum Koperasi BLN Muhammad Sofyan mengatakan, semua aspirasi dari para anggota atau penyerta modal Koperasi BLN  pihaknya menampung,  memaklumi,  memahami dan memperhatikan secara serius segala kesulitan yang dialami oleh para anggota dan penyerta modal.

"Pengembalian uang  simpanan akan dilakukan dengan mekanisme recovery  yang akan dideklarasikan dalam pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT) Koperasi BLN.  Kapan akan dilaksanakan setelah beberapa instrumen dilengkapi salah satunya setelah keluar hasil akhir audit dari lembaga independen," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Kamis (26/6). 

Tags:    

Similar News