Ribuan pelari ikuti Bhayangkara Run 2025 yang digelar Polres Tanahbumbu

Suasana pagi di Kecamatan Simpang Empat, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Sabtu (28/6/2025).

Update: 2025-06-28 20:33 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Suasana pagi di Kecamatan Simpang Empat, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Sabtu (28/6/2025), berubah semarak. Lebih dari 1.000 pelari membanjiri halaman Polres Tanahbumbu dalam ajang Bhayangkara Run 2025 yang digelar untuk memperingati HUT ke-79 Bhayangkara.

Tepat pukul 06.00 WITA, bendera start dikibarkan oleh Kapolres Tanahbumbu, AKBP Arief Prasetya. Para peserta memulai tantangan lari sejauh 7,9 kilometer, menelusuri rute yang membawa mereka dari halaman utama Polres, menyusuri sisi Gereja Batulicin, melewati jalan utama Ahmad Yani di depan KFC, hingga berputar di Bundaran Jhonlin.

Pelari terus melaju ke arah Masjid Agung Al Falah, lalu masuk ke kawasan Perumahan Jhonlin yang hijau dan rapi. Dari sana, mereka kembali ke Jalan Ahmad Yani dan akhirnya menembus garis finis di Polres Tanahbumbu.

Usai garis finis, kemeriahan tidak berhenti. Panggung hiburan dengan penampilan band lokal menggema di area acara. Peserta diajak melepas lelah lewat sesi senam bersama dan menikmati hidangan yang disediakan panitia.

Salah satu peserta, Aditya dari Kecamatan Satui, mengaku hampir menyerah di kilometer kelima. “Kaki rasanya sudah berat sekali. Tapi semangat peserta lain membuat saya termotivasi hingga garis finis,” katanya.

Rena, peserta lainnya, menyebut bahwa Bhayangkara Run bukan sekadar lomba. “Ini ajang pembuktian diri, soal konsistensi dan semangat. Melihat antusiasme semua orang, saya pasti akan ikut lagi tahun depan!” ujarnya penuh semangat.

Namun, yang tak kalah menarik dari acara ini adalah sesi pengundian doorprize. Sebanyak 79 hadiah dibagikan, mulai dari kulkas, rice cooker, kipas angin, helm, hingga tumbler. Salah satu hadiah yang mencuri perhatian adalah sebuah sepeda motor, yang dimenangkan oleh seorang pegawai advokat bernama Widi.

Widi mengaku tidak menyangka akan membawa pulang motor. Ia menyebut kemenangan ini sebagai takdir manis. “Motor lama saya hilang tahun lalu karena dicuri, belum ketemu sampai sekarang. Alhamdulillah, ini seperti ganti rezeki dari Allah,” ucapnya haru.

Sementara itu, hadiah kulkas sempat menimbulkan kebingungan kecil di tengah peserta karena banyak yang berharap mendapatkannya. Namun panitia memastikan semua proses undian dilakukan secara adil dan acak.

Kapolres AKBP Arief Prasetya menyampaikan bahwa Bhayangkara Run 2025 bukan hanya bentuk perayaan HUT Bhayangkara, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. “Kami ingin kebersamaan ini terus terjaga. Melalui Bhayangkara Run, kita dorong gaya hidup sehat dan kebersamaan,” tegasnya.

Acara ini mendapat apresiasi dari Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. Ia berharap kegiatan serupa bisa digelar rutin, bahkan hingga ke tingkat kecamatan.

Semangat, kebersamaan, dan kejutan manis di Bhayangkara Run 2025 menciptakan kesan yang tak terlupakan bagi ribuan peserta. Tak hanya soal berlari, tapi juga soal rasa, rasa syukur, haru, dan kebahagiaan bersama.

Tags:    

Similar News