Tim SAR gabungan evakuasi dua korban perahu terbalik di Cilacap

Tim Search And Rescue (SAR) gabungan yang dikoordinasi Basarnas Cilacap mengevakuasi dua korban perahu pencari benur, Jaya Sentosa 07, yang terbalik akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Update: 2025-08-13 14:27 GMT
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan yang dikoordinasi Basarnas Cilacap mengevakuasi dua korban perahu pencari benur, Jaya Sentosa 07, yang terbalik akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

"Kedua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Mereka terdiri atas Sayidin (39) dan Nain (41), warga Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang merupakan ABK (Anak Buah Kapal) perahu tersebut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap M Abdullah di Cilacap, Rabu.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi saat perahu pencari benur, Jaya Sentosa 07, dalam perjalanan kembali ke Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Cilacap pada Rabu, pukul 12.30 WIB.

Akan tetapi, saat berada di depan muara Sungai Kaliyasa PPS Cilacap, tiba-tiba mesin perahu tersebut mati dan saat bersamaan terjadi gelombang tinggi.

"Gelombang tinggi tersebut langsung menghantam perahu hingga terbalik," katanya.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, pihaknya segera mengerahkan personel Basarnas dan potensi SAR lainnya menuju lokasi kejadian guna melakukan pertolongan.

Kedua korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Tim SAR kemudian membawanya ke daratan pada pukul 13.10 WIB untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Selain mengevakuasi ABK, tim SAR gabungan juga membantu menarik perahu yang terbalik menuju daratan.

"Dengan dievakuasinya seluruh ABK beserta perahu yang terbalik, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," kata Abdullah.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengimbau seluruh pengguna jasa kelautan untuk mewaspadai potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah pada Rabu hingga beberapa hari ke depan.

"Tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah khususnya perairan selatan Cilacap pada hari Rabu (13/8) hingga beberapa hari ke depan berpotensi mencapai kisaran 2,5-4 meter yang masuk kategori tinggi," katanya.

Tags:    

Similar News