BMKG keluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir di Medan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya banjir pesisir (Rob) di Kota Medan akibat adanya aktivitas pasang air laut, dan fenomena alam lainnya.

Update: 2025-08-19 13:47 GMT
Kendaraan melintas di atas genangan air akibat banjir rob di kawasan Muara Angke pada Selasa (19/8/20255) pagi. ANTARA/HO

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya banjir pesisir (Rob) di Kota Medan akibat adanya aktivitas pasang air laut, dan fenomena alam lainnya.

"Banjir pesisir tersebut berpotensi terjadi pada 22 hingga 28 Agustus 2025," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Nur Auliakhansa di Medan, Selasa.

Masyarakat pesisir pantai diimbau waspada, khususnya yang berada di kawasan pesisir Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.

Dengan prediksi pasang diatas 2,3 Meter pada 22 – 28 Agustus 2025 terjadi pada pukul 02.00 – 04.00 WIB dan 13.00 – 15.00 WIB dengan pasang tertinggi mencapai 2,5 meter.

Ketinggian diukur dari titik surut terendah (Lowest Astronomical Tides).

Ia menyebutkan banjir di kawasan pesisir tersebut berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," katanya.

Tags:    

Similar News