Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemkot Batam dan Asosiasi Distributor akan menggelar pasar murah jelang Ramadhan

Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menggelar operasi pasar murah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan Tahun 2024/1445 Hijriah.

Pemkot Batam  dan Asosiasi Distributor akan menggelar pasar murah jelang Ramadhan
X
Pemkot Batam bersama Asosiasi Distributor saat melakukan rapat koordinasi operasi pasar murah jelang Ramadhan di Batam (ANTARA/HO-Pemkot Batam)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menggelar operasi pasar murah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan Tahun 2024/1445 Hijriah.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid di Batam, Selasa mengatakan operasi pasar murah bertujuan untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

"Melalui kegiatan ini pemerintah berupaya untuk menyediakan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Karena bahan pokok yang dijual di operasi pasar murah ini langsung dari distributor," ujar Jefridin.

Ia menjelaskan sama seperti tahun sebelumnya, operasi pasar murah ini menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, telur, daging, ayam, cabai merah, bawang merah, bawang putih, tepung, minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya. Dalam kegiatan ini, Pemkot Batam menggandeng Asosiasi Distributor Kota Batam, untuk menyiapkan bahan pokok yang dijual.

Pemkot Batam juga meminta masukan Asosiasi Distributor Kota Batam untuk menekan kenaikan harga pangan.

"Masukan dari distributor sangat diharapkan sehingga apa saja yang menjadi kendala di tahun sebelumnya dapat kita benahi sehingga kegiatan tahun ini berjalan dengan sukses," kata dia.

Sebelumnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Kepulauan Riau memperkuat sinergi dan komitmen dalam upaya menekan inflasi daerah setempat. Ketua Harian TPID Kota Batam Jefridin Hamid di Batam, Senin mengatakan pada 2023, komoditas penyebab inflasi pada komponen harga bergejolak adalah beras dan cabai.

Komponen harga pangan bergejolak mengalami peningkatan tercatat sebesar 6,73 persen (year on year). Selain itu, ia menyebutkan gangguan cuaca akibat El Nino menyebabkan produksi pangan, terutama padi dan aneka cabai menjadi tidak optimal.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire