Top
Begin typing your search above and press return to search.

Malaysia, Selandia Baru tegaskan kembali komitmen kerja sama FPDA

Malaysia dan Selandia Baru menegaskan kembali komitmen bersama untuk kerja sama pertahanan regional di bawah Five Power Defence Arrangements (FPDA).

Malaysia, Selandia Baru tegaskan kembali komitmen kerja sama FPDA
X
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim (kanan) dan PM Selandia Baru Christopher Luxon berjabat tangan saat melakukan pertemuan bilateral di Putrajaya, Malaysia, Senin (2/9/2024). (Akun X Perdana Menteri Malaysia @anwaribrahim)

Elshinta.com - Malaysia dan Selandia Baru menegaskan kembali komitmen bersama untuk kerja sama pertahanan regional di bawah Five Power Defence Arrangements (FPDA).

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim dan PM Selandia Baru Christopher Luxon dalam keterangan pers bersama diikuti secara daring di Kuala Lumpur, Senin, menyepakati bahwa pesawat baru P-8A Poseidon milik Angkatan Udara Kerajaan Selandia Baru akan melanjutkan latihan pesawat patroli maritim yang ditempatkan di Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Malaysia Butterworth, Penang, sebagai bagian dari latihan FPDA mendatang.

Kedua pemimpin pemerintahan itu mengakui FPDA sebagai komitmen pertahanan jangka panjang yang tetap relevan dengan kepentingan strategis kedua negara. FPDA ada sejak 1971 melalui serangkaian pertukaran nota bilateral antara Malaysia, Singapura, Australia, Selandia Baru, dan Inggris. Tujuan dari kesepakatan itu adalah untuk menyediakan dukungan pertahanan eksternal bagi Malaysia dan Singapura.

PM Anwar dan PM Luxon mencatat hubungan pertahanan kedua negara yang telah berlangsung lama, sejak Perang Dunia II. Karenanya, keduanya mengatakan bahwa kedua negara akan mempertahankan kerja sama bilateral pertahanan. Malaysia dan Selandia Baru memperbarui Pengaturan Kerja sama Pertahanan bilateral 1996, serta kesempatan untuk menjajaki penyelenggaraan Dialog Pertahanan Trek 1.5.

Dalam pertemuan di Putrajaya itu para pemimpin kedua negara juga menggarisbawahi kerja sama dalam melawan terorisme, mencegah ekstremisme, kekerasan, dan memerangi kejahatan terorganisir transnasional, termasuk melalui pengembangan kapasitas dan pertukaran pakar dua negara.

PM Luxon melakukan lawatan kerja selama tiga hari di Malaysia sejak 1 hingga 3 September 2024. Kunjungan itu menjadi yang pertama dilakukannya ke Malaysia sejak dilantik sebagai Perdana Menteri Selandia Baru pada November 2023.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire