Top
Begin typing your search above and press return to search.

Tingkatkan Ekonomi Kreatif, Pemkab Kudus Gelar Muria Jazz Festival

Penyelenggaraan Muria Jazz Festival menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah untuk terus meningkatkan perekonomian di kawasan muria. Hal ini agar ekonomi kreatif bisa makin melejit dengan peningkatan promosi wisata kawasan Muria sekaligus produk kopinya. Demikian disampaikan Penjabat Bupati Kudus Dr. M. Hasan Chabibie, Sabtu (28/9). 

Tingkatkan Ekonomi Kreatif, Pemkab Kudus Gelar Muria Jazz Festival
X
laporan kontributor sutini

Elshinta.com - Penyelenggaraan Muria Jazz Festival menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah untuk terus meningkatkan perekonomian di kawasan muria. Hal ini agar ekonomi kreatif bisa makin melejit dengan peningkatan promosi wisata kawasan Muria sekaligus produk kopinya. Demikian disampaikan Penjabat Bupati Kudus Dr. M. Hasan Chabibie, Sabtu (28/9).


“Muria Jazz Festival yang digagas kawan-kawan di lingkungan Pemkab Kudus sekaligus bekerjasama dengan warga kawasan Muria, seniman dan petani kopi, merupakan kolaborasi yang bagus. Jadi ini langkah awal untuk memperkenalkan kopi dan pariwisata Muria dengan cara yang elegan,” ungkapnya.


Selama sebulan penuh pada September 2024, Pemkab Kudus mendorong berbagai kegiatan promosi UMKM serta brand-brand lokal di Kudus bisa mendapatkan ruang promosi. “Selama sebulan penuh ini, Pemkab Kudus yang didukung oleh semua OPD serta Perusahaan-perusahaan swasta dan brand lokal Kudus, telah menyiapkan skema kolaborasi, sengkyung bareng, agar semua pihak bisa mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahetraan warga Kudus. Juga, ada beberapa hiburan dan konser yang sangat menarik, ini semua dipersembahkan untuk warga Kudus,” terang hasan.


Sekda Kudus Revlisianto Subekti menyatakan bahwa prinsip kolaborasi dan sengkuyung bareng untuk semua agenda HUT yang selama sebulan penuh pada September 2024 menjadi pengungkit energi kebersamaan. Termasuk kegiatan Festival Muria Jazz 2024 akan digelar pada Sabtu hingga Minggu (28-29/9/2024). Pada agenda ini, sebanyak empat band jazz akan menyuguhkan performa terbaiknya.


Menurut Camat Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, Famny Dwi Arfana menyebut, empat band jazz berasal dari Kudus dan daerah luar Kudus. “Keempat band ini adalah Short Time Motels dari Kudus, John Putra dan Friend dari Pekalongan. Lalu ada Ruzan Fikra dari Jogjakarta. Dari kota tetangga juga ada, RSP Band dari Jepara,” ujarnya kepada media ini.


Famny menyampaikan acara ini baru terselenggara pertama kali ini, sebagai awalan untuk membentuk sejarah.

”Kami mengangkat tema The Spirit of Muria. Dengan artian kami akan berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk mengembangkan potensinya,” ungkapnya. Famny menegaskan, kegiatan itu digelar di Puncak Bukit Kakas, Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.


Acara diisi dengan parade Jazz. Lalu, jazz colaboration dan jazz clinic. Selain itu ada agenda kopi Muria expo dan ngopi bareng bertajuk tribute to kopi Muria. Acara itua juga akan diisi dengan fashion show.


Famny berharap agar agenda Muria Jazz Festival ini menjadi titik penting untuk mempromosikan wisata dan kopi Muria, serta potensi ekonomi Kudus secara keseluruhan. Ia juga menyampaikan agar potensi-potensi Kudus bisa terus tumbuh dengan ide-ide kreatif yang dieksekusi dengan program yang bagus serta branding yang ciamik

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire