Top
Begin typing your search above and press return to search.

TNI AD pulihkan desa terdampak erupsi gunung Lewotobi Laki Laki

Jajaran TNI AD mengirimkan detasemen khusus untuk membangun fasilitas umum dan fasilitas kesehatan untuk memulihkan desa yang terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

TNI AD pulihkan desa terdampak erupsi gunung Lewotobi Laki Laki
X
Warga membersihkan atap rumah dari material vulkanis erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Dulipali, Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/11/2024). Sebagian warga setempat mulai membersihkan rumah-rumah mereka dari debu vulkanis meskipun status Lewotobi laki-laki masih berstatus level IV (Awas). ANTARAFOTO/Mega Tokan/nym.

Elshinta.com - Jajaran TNI AD mengirimkan detasemen khusus untuk membangun fasilitas umum dan fasilitas kesehatan untuk memulihkan desa yang terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Fokus utama operasi ini adalah melindungi dan memulihkan keadaan di tujuh desa terdampak di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura, yang mencakup Desa Pululera, Nawokote, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru, Boru Kedang, dan Dulipali," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Wahyu menjelaskan total jumlah personel TNI AD yang dikirimkan ke lokasi bencana sebanyak 169 orang. Mereka terdiri dari Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Denbekang) Kupang, Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Kupang dan Penerangan Korem (Penremt).

Saat ini, ratusan personel TNI AD itu telah membangun fasilitas umum, fasilitas kesehatan, 20 titik pengungsian dan lima dapur besar untuk pengungsi.

"Setiap titik pengungsian dikelola oleh tim yang terlatih dan berpengalaman dalam manajemen bencana, memastikan bahwa setiap pengungsi merasa aman dan terlindungi," kata Wahyu.

Di tempat itu, para personel melayani 8.431 pengungsi korban bencana erupsi gunung. Wahyu pun memastikan kebutuhan pangan dan kesehatan mereka terpenuhi dengan baik. Tidak hanya fasilitas dapur umum dan pos pengungsian, TNI AD juga menyediakan fasilitas komunikasi yang memudahkan petugas saling berkoordinasi antara pos.

Dengan fasilitas komunikasi tersebut, personel di pos pengungsi dapat berkoordinasi dengan pos komando terkait kebutuhan warga.

"Hal ini memungkinkan setiap permintaan tambahan untuk segera ditangani, baik itu dalam bentuk kebutuhan medis, perbaikan infrastruktur darurat, atau pengadaan logistik tambahan," kata Wahyu.

Tidak hanya melalukan operasi kemanusiaan, tim dari Kodam IX/Udayana dan Korem 161/Wira Sakti juga melakukan evaluasi operasi secara berkala untuk memastikan misi kemanusiaan itu berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. Wahyu memastikan para personel TNI AD itu akan terus berada di lokasi gunung erupsi hingga situasi dan kondisi aman dan perlahan pulih.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire