Top
Begin typing your search above and press return to search.

RANS Simba Bogor jadi penantang serius di IBL 2025

 Ambisi besar RANS Simba Bogor untuk menembus empat besar klasemen IBL 2025 bukan sekadar pernyataan retoris. Sejak awal musim, tim yang dimiliki selebritas Raffi Ahmad itu memang menyatakan target tinggi, dengan keyakinan penuh bahwa musim ini akan berbeda dari musim-musim sebelumnya.

RANS Simba Bogor jadi penantang serius di IBL 2025
X
Sejumlah pebasket Rans Simba Bogor meluapkan kegembiraan usai mengalahkan tim Kesatria Bengawan Solo saat babak playoffs Indonesian Basketball League (IBL) 2025 di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/6/2025). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/YU

Elshinta.com - Ambisi besar RANS Simba Bogor untuk menembus empat besar klasemen IBL 2025 bukan sekadar pernyataan retoris. Sejak awal musim, tim yang dimiliki selebritas Raffi Ahmad itu memang menyatakan target tinggi, dengan keyakinan penuh bahwa musim ini akan berbeda dari musim-musim sebelumnya.

"Beberapa musim sebelumnya target playoff selalu tercapai, dan musim ini harus bisa lebih tinggi lagi," tegas Raffi Ahmad sebelum musim dimulai. Mereka menghadirkan wajah baru, pemain baru, dan pelatih anyar Anthony Garbelotto di pucuk pimpinan.

Pembaruan besar-besaran dilakukan. Dari 17 pemain musim lalu, hanya enam yang bertahan. Sementara itu, nama-nama berpengalaman seperti Galank Gunawan, Surliyadin, Mei Joni, dan Danny Ray memperkuat barisan. Di sisi pemain asing, kehadiran Kenyon Joseph Buffen dan Thomas De Thaey menjadi tambahan penting untuk menopang performa Devon Van Oostrum, yang tetap menjadi motor permainan tim.

General Manager RANS Simba Bogor Anthony Gunawan saat itu menyatakan bahwa RANS akan membuat kejutan."Musim 2025, tim yang akan membuat kejutan itu RANS. Kami target empat besar."

Meruntuhkan Dominasi Tim Besar

Kejutan bukan sekadar wacana. Musim reguler IBL 2025 menjadi panggung bagi RANS Simba Bogor untuk menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim medioker yang hanya puas masuk playoff. Mereka tampil mengejutkan dengan meruntuhkan dominasi klub-klub besar. Salah satu momen krusial terjadi saat RANS mengalahkan Dewa United Banten di kandangnya sendiri, di awal musim kompetisi pada Januari. Aaron Fuller tampil luar biasa dengan membukukan 38 poin, 11 rebound, tiga blok, serta kontribusi di dua sisi lapangan.

Kemenangan 82-80 tersebut menjadi kemenangan pertama RANS atas Dewa United di musim reguler sejak mereka bergabung di IBL pada 2022. Mengalahkan tim peringkat pertama klasemen akhir IBL musim lalu itu menjadi pernyataan bahwa mereka bukan lagi tim underdog.

Tak berhenti di situ, RANS bahkan mencatat sejarah saat menyapu bersih Satria Muda Pertamina Jakarta dalam dua pertemuan musim ini. Dalam duel kedua di Britama Arena pada Mei, mereka bangkit dari ketertinggalan 14 poin untuk menang 80-74. Di pertemuan pertama Februari lalu, RANS juga menang tipis 84-82. Capaian ini menjadi salah satu tonggak sejarah bagi tim asuhan Garbelotto.

Momentum positif berlanjut kala RANS menaklukkan Pelita Jaya Jakarta di GMSB Kuningan. Dalam laga dramatis tersebut, RANS mencetak 33 poin di kuarter keempat dan membalikkan keadaan lewat tembakan tiga angka penentu dari Surliyadin, disusul dominasi permainan dari Buffen dan Fuller. RANS menang 94-88, memperpanjang rekor kemenangan menjadi sembilan kali beruntun.

Konsistensi menjadi kunci. RANS menutup musim reguler dengan kemenangan atas juara IBL 2023 Prawira Bandung, 76-72, dalam laga yang berjalan ketat. Kemenangan ini sekaligus memastikan posisi mereka di papan atas klasemen akhir.

Sepanjang musim reguler, performa individu pun mencolok. Buffen dan Fuller tampil dominan di bawah ring, sementara Van Oostrum menjadi pusat kreativitas tim. Pemain lokal seperti Surliyadin dan Salamena juga memberikan kontribusi signifikan dalam momen-momen krusial.

Target Tercapai, RANS Ukir Sejarah Baru

Target empat besar yang dipasang sejak awal musim akhirnya tercapai. Bahkan lebih dari itu, RANS Simba Bogor berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir musim reguler IBL 2025, mengungguli tim-tim tradisional seperti Prawira Bandung (peringkat lima) dan Satria Muda (peringkat empat).

Keberhasilan ini tak lepas dari sentuhan tangan dingin Anthony Garbelotto. Pelatih asal Inggris tersebut dinobatkan sebagai Coach of the Year IBL 2025, mengakhiri dominasi pelatih Prawira David Singleton yang kerap jadi langganan peraih penghargaan tersebut.

Garbelotto dinilai berhasil mengubah wajah RANS menjadi tim dengan organisasi pertahanan yang lebih disiplin, sambil tetap mempertahankan agresivitas di lini serang.

Namun puncak perjalanan RANS di musim ini bukan hanya berhenti di klasemen. Mereka mematahkan “kutukan” playoff yang selama tiga musim selalu menghantui. Melawan Kesatria Bengawan Solo di putaran pertama, RANS menyapu bersih seri best of three dengan skor 2-0 langsung.

Laga kedua menjadi penentu sejarah. Dalam pertandingan ketat yang berakhir 85-83, Buffen menjadi pahlawan dengan aksi block dan floater penentu kemenangan di detik-detik terakhir. Van Oostrum juga tampil luar biasa dengan nyaris mencatatkan triple-double, yaitu 11 poin, 17 assist, dan sembilan rebound, rekor assist tertinggi dalam kariernya di IBL.

"Ini karena rekan-rekan saya," kata Buffen yang dinobatkan sebagai Player of the Game di laga itu.

"Saya rasa hasil inilah yang memang ingin kami capai dan kami berusaha keras untuk mendapatkannya sepanjang musim. Tapi kami belum selesai sampai di sini saja."

Perjalanan RANS Simba Bogor belum berakhir. Mereka sudah menepati janji mereka untuk mencapai empat besar pada klasemen akhir musim reguler IBL 2025, dan juga memastikan empat besar dalam Playoff IBL 2025 dengan lolos ke semifinal.

Mereka masih akan menunggu lawan di semifinal, yaitu pemenang dari pertandingan antara Dewa United Banten dan Hangtuah Jakarta. Jika lolos ke babak final, mereka akan kembali dihadapi oleh tim raksasa IBL lainnya, antara Satria Muda Pertamina Jakarta, Pelita Jaya Jakarta, atau bahkan Tangerang Hawks.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire