Aliran sungai meluap genangi permukiman warga di Denpasar Bali

Update: 2026-02-24 06:50 GMT

Warga melintas di tengah genangan air dan sampah plastik yang tersangkut akibat volume air sungai meluap di Desa Sidakarya, Denpasar, Bali, Selasa (24/2/2026). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Indomie

Aliran sungai meluap menggenangi sejumlah permukiman di kawasan Denpasar Selatan, Bali, salah satunya dipicu hujan deras berturut-turut dalam empat hari terakhir.

“Air naik kira-kira sampai ketinggian 30 cm, di bawah lutut,” kata Yuli, satu warga di Jalan Kerta Dalem, Denpasar, Selasa.

Wanita yang membuka usaha salon itu mengaku air muncul pada Selasa (24/2) dini hari dan masuk ke dalam tempat usaha sekaligus menjadi rumahnya itu.

Beberapa kawasan perumahan antara lain di Jalan Kerta Dalem Sari 1B juga tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 30 cm pada pukul 10.00 WITA.

Volume air sungai yang membelah Desa Sidakarya itu meluap hingga berdampak ke permukiman yang diperkirakan termasuk bagian hilir dari Tukad (sungai) Badung itu.

Sejumlah sampah plastik juga nampak banyak tersangkut di jembatan kecil yang menghubungkan permukiman itu dengan Jalan Kerta Dalem.

Warga lainnya, Nasya yang membuka warung makan di Jalan Sidakarya Denpasar juga sibuk menguras air yang masuk ke dalam warung dan rumahnya itu.

“Baru kali ini air masuk, biasanya di Kerta Dalem air masuk ke rumah kalau hujan,” ucapnya.

Ia tetap membuka warungnya agar ekonomi tetap berputar, meski terjadi genangan air.

Sejumlah warga juga bergotong royong membersihkan gorong-gorong yang tersumbat sampah agar memperlancar genangan air.

Elshinta Peduli

Tak hanya permukiman, banjir juga menggenangi area persawahan di sekitar Kerta Dalem. Sedangkan sejumlah pedagang di dekat Pasar Sidakarya juga terdampak genangan air.

Kawasan lain yang terdampak banjir di Denpasar antara lain beberapa titik di Pemogan, Panjer, Sesetan dan Bumi Ayu Sanur.

Sementara itu Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini dengan level waspada hingga awas yaitu hujan sedang-ekstrem serta angin kencang di Bali diprakirakan pada 24-26 Februari 2026.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News