Kemdiktisaintek luncurkan PPDB Sekolah Garuda Baru TA 2026/2027

Update: 2026-01-30 05:30 GMT

Wamendiktisaintek Stella Christie (tiga dari kiri) meninjau lokasi lahan calon pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (8/1/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek/pri.

Elshinta Peduli

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Garuda Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memimpin kegiatan daring tersebut yang diikuti oleh para Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia.

“Sumber daya manusia unggul adalah kunci keberhasilan pembangunan bangsa. Peluncuran seleksi PPDB Sekolah Garuda ini merupakan fondasi awal untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan Sekolah Garuda dirancang sebagai ekosistem pendidikan khusus dengan kurikulum bertaraf internasional, fasilitas pembelajaran yang memadai, serta guru dan tenaga kependidikan terbaik.

Sekolah ini, kata dia, difokuskan menumbuhkan talenta unggul di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sekaligus membentuk karakter, daya pikir kritis, dan wawasan global peserta didik.

Ia menjelaskan seluruh siswa Sekolah Garuda akan dibiayai penuh melalui beasiswa negara.

Akses terhadap pendidikan unggul, katanya, tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, tetapi potensi, prestasi, dan kerja keras.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani melaporkan PPDB Sekolah Garuda Tahun Ajaran 2026/2027 merupakan rekrutmen angkatan pertama peserta didik unggulan yang akan menempuh pendidikan di empat Sekolah Garuda baru.

Elshinta Peduli

“Pada tahun ini, kami akan merekrut peserta didik angkatan pertama Sekolah Garuda yang berlokasi di Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara, dengan total 640 siswa,” katanya.

Ia mengatakan Sekolah Garuda akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana pembelajaran berstandar internasional, tetapi tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan wawasan kebangsaan.

Melalui seleksi ini, Kemdiktisaintek berharap, dapat menjaring talenta terbaik bangsa yang kelak berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia dan mampu bersaing di tingkat global, khususnya bidang sains dan teknologi.

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Kemdiktisaintek Ardi Findyartini menjelaskan Sekolah Garuda merupakan satuan pendidikan menengah formal di bawah Kemdiktisaintek yang menyelenggarakan pendidikan khusus untuk mempersiapkan lulusan dengan kompetensi unggul dan berdaya saing global di bidang sains dan teknologi.

Arah kebijakan penerimaan peserta didik baru di Sekolah Garuda Baru, katanya, seleksi yang adil, terbuka, transparan, akuntabel, dan nondiskriminatif.

"Dengan tetap memperhatikan potensi akademik, non-akademik, serta latar belakang sosial-budaya calon peserta didik,” ujarnya.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, empat Sekolah Garuda Baru yang dibuka berlokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Kabupaten Belitung Timur (Bangka Belitung).

Tahapan seleksi PPDB meliputi, pendaftaran dan unggahan dokumen administrasi (Februari 2026), tes potensi akademik dan akademik (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika) pada pekan ketiga Maret 2026, ​​​​​​​wawancara pada akhir Maret 2026, ​​​​​​​tes kesehatan pada awal April 2026, dan pengumuman hasil seleksi serta orientasi peserta didik pada Mei 2026.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News