Pemkot Lhokseumawe distribusikan bantuan darurat dan obat
Pemerintah Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan masa panik dan obat-obatan untuk korban banjir di sejumlah gampong dalam Kecamatan Muara Satu. /ANTARA/Try Vanny S.
Pemerintah Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan masa panik dan obat-obatan untuk korban banjir di sejumlah gampong dalam Kecamatan Muara Satu.
"Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memberikan dukungan langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan layanan kesehatan di tingkat gampong," kata Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini di Kecamatan Muara Satu, Jumat.
Adapun bantuan tanggap darurat dan obat-obatan disalurkan ke Cot Trieng, Batuphat Timur, Batuphat Barat, dan Blang Naleung Mameh.
Ia mengatakan pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat serta memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota akan terus memantau dan menindaklanjuti kebutuhan di lapangan,” katanya.
Husaini berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir dan masih berada di lokasi pengungsian.
Pemkot Lhokseumawe berkomitmen untuk terus bersinergi dengan perangkat gampong dan semua pihak sehingga proses penyaluran bantuan berjalan efektif dan transparan.
Wakil Wali Kota juga mengimbau seluruh masyarakat Lhokseumawe untuk tetap waspada dan menjauh dari lokasi-lokasi yang berpotensi banjir dan longsor.
Sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda Lhokseumawe mengakibatkan sebanyak 68 gampong/desa yang tersebar dalam empat kecamatan terendam banjir.
Bantuan masa panik adalah bantuan yang diberikan dalam situasi darurat seperti banjir, longsor, kebakaran, erosi, atau bencana alam lainnya.
Bentuk bantuan biasanya berupa kebutuhan dasar — pangan (beras, makanan siap saji, minyak goreng, air, mi instan, dsb), sandang, hygiene kit, perlengkapan darurat (seperti selimut, matras, tenda, peralatan dapur, pakaian) — sesuai kebutuhan mendesak korban.