Kemenhaj perkuat integritas Petugas Haji 2026 lewat penilaian harian

Kemenhaj tegaskan larangan menerima tips demi menjaga kehormatan petugas.

Update: 2026-02-07 02:42 GMT

Sumber foto: Kemenhaj RI

Elshinta Peduli

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan untuk semua petugas haji 2026. Langkah ini memastikan pelayanan jemaah tetap optimal, profesional, dan sejalan dengan visi Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, menegaskan integritas kunci utama dalam menjalankan amanah spiritual sebagai pelayan tamu Allah.

“Menjadi petugas itu ibadah. Melayani tamu-tamu Allah dengan baik adalah bagian dari integritas. Kita harus merasa Allah melihat setiap pelayanan yang kita berikan,” ujar Harun saat memberi arahan di Embarkasi Padang, Kamis (5/2/2026).

Sebagai kontrol, Kemenhaj mewajibkan seluruh petugas mengisi Penilaian Kinerja (Penkin) harian secara disiplin. Tujuannya agar petugas tetap fokus pada tugas utama dan mencapai Tri Sukses Haji, yakni sukses penyelenggaraan, sukses pelayanan, dan sukses ibadah bagi jemaah.

Harun mengingatkan agar petugas tidak melalaikan tanggung jawab pelayanan demi mengejar ibadah pribadi secara berlebihan.

“Setiap hari petugas akan mengisi Penkin. Ini bagian dari pengawasan agar tidak ada yang lalai dari tugas utamanya,” tegas Harun di hadapan peserta Diklat PPIH Kloter. Ia menambahkan, petugas hadir untuk melayani jemaah sepenuh hati, bukan meminta pelayanan dari jemaah.

Dalam hal transparansi, Harun melarang petugas menerima imbalan atau tips dalam bentuk apa pun, meskipun jemaah memberikannya sukarela. Larangan ini menjaga kehormatan petugas dan memastikan layanan negara berjalan murni tanpa pungutan tambahan.

Elshinta Peduli

“Tetap harus ditolak. Ini untuk menghindari hal-hal yang tabu dan menjaga kehormatan petugas,” jelasnya.

Pengawasan yang humanis namun tegas ini menjadi upaya Kemenhaj memberi perlindungan maksimal bagi jemaah. Petugas diharapkan menjadi garda terdepan yang menularkan adab dan dedikasi tinggi.

Dengan pengawasan ketat, penyelenggaraan haji 2026 dipastikan tertib, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh jemaah Indonesia.

Harun mengatakan, petugas haji yang disiplin dan menjaga integritas menjadi teladan, sekaligus memastikan seluruh kebijakan haji berjalan sesuai aturan dan etika pelayanan publik.

Tri Sukses Haji, tegas dia, menekankan keberhasilan penyelenggaraan, layanan, dan ibadah. Setiap langkah petugas yang terukur membantu jemaah fokus beribadah dengan tenang.

Penerapan Penilaian Kinerja harian juga mendorong profesionalisme. Petugas diajak menilai diri sendiri secara rutin agar tugas dan tanggung jawab berjalan seimbang dengan ibadah pribadi.

Kemenhaj menegaskan bahwa integritas bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk ibadah yang menuntun petugas melayani jemaah dengan hati dan penuh tanggung jawab.

Bhery Hamzah/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News