BAZNAS RI salurkan 1.500 paket bantuan KSrelief untuk 12 Kabupaten di Jateng

Update: 2026-01-23 08:50 GMT

Foto: Istimewa

Elshinta Peduli

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan sebanyak 1.500 paket bantuan kebutuhan pokok hasil kerja sama dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026).

Seluruh bantuan tersebut diperuntukkan bagi mustahik serta korban bencana di 12 kabupaten di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Demak, dan Pekalongan yang tengah dilanda banjir.

Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bambang Soesetiyarto, S.Ip., disaksikan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si., Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, serta Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Anggota DPR-RI Komisi VIII dari PKS Hidayat Nur Wahid.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., mengatakan berbagai program kebencanaan di tingkat pusat yang dijalankan melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah menginspirasi BAZNAS daerah untuk aktif saat terjadi bencana. BAZNAS RI telah melatih dan meletakkan dasar pembentukan BTB, sehingga saat ini hampir seluruh daerah telah memiliki BTB.

“Apa yang telah dilakukan oleh BAZNAS ini telah mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari berbagai pihak. Sejak memimpin BAZNAS, kami berkomitmen untuk menguatkan kelembagaan,” katanya, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Meskipun saat itu sedang dilanda pandemi COVID-19, BAZNAS terus menguatkan kelembagaan, baik di tingkat pusat maupun dalam skala nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengatakan BAZNAS menjadi mitra pemerintah dalam melayani kebutuhan masyarakat miskin. “BAZNAS Jawa Tengah selalu tampil di depan dengan inovasi melalui berbagai program yang dilaksanakan untuk mustahik,” ucapnya.

Elshinta Peduli

"BAZNAS ini sudah sangat bermanfaat kepada masyarakat, tidak hanya persoalan masalah pengetasan kemiskinan, UMKM, tapi juga menyangkut bantuan bencana," kata Abdul Wachid.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si., mengatakan Jawa Tengah memiliki 27 titik rawan bencana. Sebagai upaya mitigasi dan penanggulangan, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah telah membentuk BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).

“Perubahan cuaca yang sering terjadi, bahkan ekstrem, mengharuskan kita untuk selalu siaga terhadap bencana. Alhamdulillah, seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah atau sebanyak 35 kabupaten/kota telah memiliki pasukan BTB,” katanya.

Pembentukan pasukan BTB juga dilengkapi dengan berbagai peralatan kebencanaan, seperti mobil siaga, ambulans, tenda, peralatan dapur umum, dan perahu karet.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News