Cegah rabies, Rejang Lebong minta pemilik HPR tidak dilepasliarkan

Update: 2026-01-15 04:20 GMT
Elshinta Peduli

Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta pemilik hewan penular rabies atau HPR di daerah itu baik itu binatang jenis anjing, kucing maupun kera agar tidak dilepasliarkan.

"Pada tahun ini pengadaan vaksin HPR jumlahnya sangat terbatas, untuk itu kami minta kerjasama semua pihak agar tidak melepasliarkan HPR milik mereka terutama jenis anjing. Ini penting dilakukan untuk mencegah kasus gigitan HPR di masyarakat," kata Kabid Peternakan Distankan Rejang Lebong drh Wenny Hartati saat dihubungi di Rejang Lebong, Rabu.

Dia menjelaskan, upaya meminimalisir kasus gigitan HPR tersebut harus dilakukan guna menghindari terjadinya kasus gigitan HPR yang bisa menyebabkan penularan virus rabies kepada manusia yang terkena gigitannya.

"Pada tahun 2026 ini kita hanya bisa mengadakan 700 dosis vaksin untuk vaksinasi HPR baik anjing, kucing maupun kera. Jumlahnya sangat terbatas akibat efisiensi anggaran, kendati sebelumnya kami telah mengusulkan pengadaan untuk 5.000 dosis, tapi anggarannya tidak ada sehingga hanya bisa untuk pengadaan 700 dosis saja," katanya.

Jumlah vaksin yang diadakan oleh Distankan Rejang Lebong tahun 2026, kata dia, jauh berkurang dari dibandingkan tahun 2025 lalu sebanyak 5.000 dosis. Dengan terbatasnya pengadaan vaksin HPR untuk kegiatan vaksinasi massal yang mereka miliki, maka kegiatan vaksinasi massal di desa/kelurahan hanya bisa dilaksanakan dalam jumlah terbatas.

"Kalau untuk idealnya, minimal ketersediaan vaksin HPR adalah 70 persen dari jumlah populasi HPR di Rejang Lebong yang diperkirakan mencapai 40.000 ekor," kata dia.

Untuk memenuhi kebutuhan vaksin HPR di daerah itu, pihaknya akan berusaha untuk meminta bantuan pengadaan vaksin dari berbagai pihak seperti dari Pemerintah Provinsi Bengkulu maupun pemerintah pusat, sehingga nantinya kegiatan vaksinasi massal gratis bisa dilaksanakan di 156 desa/kelurahan di Rejang Lebong.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News