Kemensos gelar operasi katarak gratis di Bekasi
Mensos tekankan pembaruan data agar bansos tepat sasaran
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp776.360.500 kepada 434 penerima manfaat dalam kegiatan bakti sosial dan Penyaluran Terpadu Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/2/2026). Kegiatan dipusatkan di RS Bhakti Husada Cikarang.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Bantuan meliputi operasi katarak gratis, khitanan, alat bantu disabilitas, pemeriksaan kesehatan, pembayaran tunggakan SPP, bantuan kewirausahaan, paket nutrisi, perlengkapan kebersihan, sarana rumah tangga, hingga perlengkapan sekolah.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kemensos melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi bersama Pemkab Bekasi, Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP), RS Bhakti Husada Cikarang, dan Klinik Pratama Sunat Rusunda. Penyaluran bantuan juga dilakukan di Desa Sukamana dan Desa Sukaasih.
Gus Ipul menegaskan program ini menyasar kelompok rentan seperti fakir miskin dan anak terlantar.
"Ini adalah salah satu tugas Kementerian Sosial dari presiden untuk benar-benar memperhatikan mereka yang disebut dengan the invisible people. Mereka ada di sekitar kita, tapi belum tersentuh oleh program-program pembangunan, mereka yang tertinggal, mereka yang belum beruntung," kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).
Ia menekankan pentingnya pembaruan data agar bantuan tepat sasaran.
"Data ini yang terus kita perbaiki, kita mutakhirkan sehingga kita jadikan pedoman dalam menyalurkan bansos," tegasnya.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyebut bantuan sangat membantu masyarakat.
Salah satu penerima manfaat, Gentha Abizar Habibie (7), mengikuti khitanan gratis yang bertepatan dengan ulang tahunnya.
"Terima kasih pak menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf) karena saya bisa ikut sunat di sini. Ini jadi kado ulang tahun buat saya," ujarnya.
Turut hadir Ketua Umum YPP Imam Sudjarwo dan Direktur RS Bhakti Husada dr Abdul Aziz Chan.
Suwiryo

