`Smart dropbox` dihadirkan di halte Transjakarta dalam kurangi sampah

Update: 2026-04-07 11:20 GMT

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, saat menyaksikan penyediaan smart dropbox Paragon Empties Station di Halte Transjakarta CSW Jakarta, Selatan, Selasa (7/4/2026). ANTARA/HO-Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI

Indomie

 Paragon Empties Station menghadirkan `smart dropbox` di halte Transjakarta yang memungkinkan masyarakat mengumpulkan kemasan bekas produk perawatan diri untuk didaur ulang sebagai upaya mendorong pengurangan sampah di Jakarta.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan keterlibatan sektor industri sangat penting dalam mendorong perubahan pola konsumsi dan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

“Seiring meningkatnya konsumsi produk perawatan diri, jumlah kemasannya juga terus bertambah. Karena itu, perlu didorong pola konsumsi yang bertanggung jawab, termasuk memastikan kemasan tidak berakhir sebagai sampah,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah di Jakarta masih menjadi tantangan besar yang harus ditangani secara cepat, terarah, dan berkelanjutan. Saat ini, kebijakan pengelolaan sampah semakin difokuskan pada pengurangan dari sumber, bukan hanya penanganan di hilir.

Kehadiran Paragon Empties Station dinilai menjadi salah satu solusi praktis yang mendekatkan fasilitas daur ulang ke aktivitas harian masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi publik.

“Harapannya, inisiatif seperti ini bisa diikuti pelaku industri lain, sehingga semakin banyak sistem pengumpulan kembali kemasan yang dikelola secara bertanggung jawab dan tidak berakhir di TPST Bantargebang,” jelasnya.

Elshinta Peduli

Sementara itu, Head of CSR and Corporate Communication PT Paragon Technology and Innovation, Suci Hendrina menjelaskan, program ini dirancang untuk membangun kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah kemasan. Menariknya, "dropbox" ini tidak hanya menerima kemasan produk dari Paragon, tetapi juga dari berbagai merek produk perawatan diri lainnya. Hal ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat lebih luas.

Penempatan di Halte Transjakarta Cakra Selaras Wahana (CSW), Jakarta Selatan juga dipilih untuk menjangkau mobilitas warga yang tinggi. Sebelumnya, fasilitas serupa telah dihadirkan di sejumlah ruang publik seperti kampus dan masjid.

“Kalau kita peduli pada penampilan, seharusnya kita juga peduli pada lingkungan. Kami ingin membuat masyarakat semakin mudah mengelola sampah kemasan, sekaligus berkontribusi pada Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan,” katanya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News