Tingkatkan kesejahteraan petani, lumbung pangan BAZNAS di Sulbar sukses panen raya

Update: 2026-01-23 12:00 GMT

Foto; Istimewa

Elshinta Peduli

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sukses melaksanakan panen raya Program Lumbung Pangan di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (22/1/2026).

Keberhasilan ini menjadi bukti pemanfaatan zakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani mustahik.

Panen raya tersebut merupakan bagian dari Lumbung Pangan Polewali Mandar yang menjadi titik ke-12 dari total 16 lokasi Program Lumbung Pangan Padi yang dikembangkan BAZNAS RI di berbagai daerah.

Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan panen raya tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi indikator bahwa program pemberdayaan zakat mampu memberikan hasil yang nyata bagi para penerima manfaat.

“Alhamdulillah, kita dapat melaksanakan panen raya. Ini menunjukkan bahwa setiap ikhtiar yang kita lakukan membuahkan hasil,” kata Imdadun, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Imdadun menjelaskan, Lumbung Pangan Polewali Mandar melibatkan 66 kepala keluarga petani dari kalangan mustahik binaan BAZNAS dengan luas lahan panen mencapai 60 hektare.

Dari sisi hasil, lanjut Imdadun, program ini menunjukkan peningkatan signifikan. Potensi panen mencapai Rp42.000.000 per hektare, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp29.000.000 hingga Rp31.000.000 per hektare. "Peningkatan tersebut didukung pendampingan intensif untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan petani," ujarnya.

Elshinta Peduli

Lebih lanjut, Imdadun menegaskan, Program Lumbung Pangan tidak semata berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bersama dalam menyalurkan zakat melalui skema pemberdayaan, peningkatan kesejahteraan, dan penguatan ekonomi umat.

“Harapannya, program ini benar-benar berbuah, menjadi sarana pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan umat, sekaligus alat pemerataan ekonomi. Inilah mandat undang-undang kepada BAZNAS,” ujar Imdadun.

Imdadun juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang turut mendampingi pelaksanaan program. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

"Perlu diingat,BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Lumbung Pangan yang dinilainya selaras dengan arah pembangunan daerah serta kebijakan nasional di sektor ketahanan pangan. “Program ini sangat bermanfaat bagi petani, khususnya di Kecamatan Luyo,” katanya.

Ia menuturkan, sektor pertanian merupakan penggerak utama perekonomian Polewali Mandar. Karena itu, kolaborasi dengan BAZNAS dinilai sebagai bentuk sinergi yang efektif, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. “Pengelolaan zakat yang profesional terbukti mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, Samsul Mahmud berharap, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dan BAZNAS dapat terus diperluas, tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga pada bidang perkebunan dan peternakan yang turut menopang perekonomian daerah.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat, Ahmad, S.E., menyampaikan, terima kasih kepada BAZNAS RI, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut untuk memperluas manfaat Program Lumbung Pangan. “BAZNAS memiliki misi untuk mensejahterakan umat. Program Lumbung Pangan menjadi salah satu instrumen penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News