Kunjungi Aceh, Menko AHY kawal rekonstruksi infrastruktur
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dijadwalkan mengunjungi Aceh Barat dan Sumatera Utara pada Kamis (22/1/2026) untuk mengawal rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dijadwalkan mengunjungi Aceh Barat dan Sumatera Utara pada Kamis (22/1/2026) untuk mengawal rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir.
"Kami juga fokus mengawal masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar AHY dalam audiensi bersama Universitas Indonesia (UI) yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Rabu.
AHY mengungkapkan bahwa ia dijadwalkan untuk kembali meninjau Sumatera Utara dan Aceh Barat pada Kamis (22/1/2026).
Tujuan dari kunjungan tersebut adalah mengecek dan meresmikan hunian sementara (huntara), mengecek sarana air bersih, perbaikan rumah sakit, puskesmas, jembatan yang putus, hingga rumah ibadah.
"Memang per hari ini, yang sangat dinantikan adalah ketersediaan air bersih untuk masyarakat," kata AHY.
Secara terpisah, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra menyampaikan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana banjir bandang di Sumatera merupakan prioritas dari Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Rehabilitasi dan rekonstruksi, lanjut dia, juga menuai perhatian penuh dan merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk dikawal dan dipastikan berlangsung dengan lancar.
"Setiap harinya, kami terus bekerja, bagaimana bisa mengoptimalkan itu (rehabilitasi dan rekonstruksi)," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan pembangunan huntara bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan target tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda saat memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H.
Saat ini, Kementerian PU tengah menyelesaikan tahap akhir pembangunan huntara di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres 98,75 persen dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak.
Huntara di Aceh Tamiang dibangun menggunakan metode konstruksi modular dengan sistem modular lite (moli) tanpa alat berat yang memungkinkan pembangunan dilakukan dengan cepat di tengah kondisi pascabencana.


