Pemkab Kudus laksanakan program pertukaran pelajar SD dan SMP antar sekolah swasta dan negeri
Sebanyak 272 peserta didik yang terdiri dari 80 siswa SD dan 192 siswa SMP dari sekolah negeri maupun swasta mengikuti program pertukaran pelajar.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sebanyak 272 peserta didik yang terdiri dari 80 siswa SD dan 192 siswa SMP dari sekolah negeri maupun swasta mengikuti program pertukaran pelajar. Bupati Kudus Jawa Tengah Sam’ani Intakoris memberikan pembekalan sekaligus melepas peserta Program Pertukaran Pelajar SD dan SMP di Kabupaten Kudus yang digelar di SMP Negeri 1 Kudus, Senin (19/1).
Bupati menyampaikan bahwa program pertukaran pelajar dirancang untuk memperluas wawasan peserta didik melalui pengalaman belajar di lingkungan sekolah yang berbeda. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, program ini juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan keterampilan sosial.
“Melalui pertukaran pelajar, anak-anak dapat belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, budaya sekolah yang berbeda, serta pola pembelajaran yang beragam. Misalnya ada sekolah yang punya program ngaji, ada juga yang unggul dalam olahraga,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (19/1).
Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan program akan disertai evaluasi secara berkala guna memastikan manfaatnya dirasakan secara optimal oleh peserta didik.
“Kami akan melakukan evaluasi berkala untuk melihat dampaknya terhadap perkembangan akademik, karakter, dan keterampilan sosial peserta didik. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan program ke depan agar semakin bermanfaat dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kudus,” lanjut orang nomer satu di Kudus ini.
Salah satu peserta program pertukaran pelajar, Tri Mawar Handayani, siswi kelas 8C SMP Negeri 2 Undaan yang mengikuti pertukaran ke SMP Negeri 1 Undaan, mengaku antusias mengikuti program tersebut.
“Lewat pertukaran pelajar ini, saya bisa mendapatkan teman baru, lebih melatih rasa percaya diri, dan memperoleh banyak ilmu baru. Meskipun ditunjuk oleh sekolah, saya memang ingin mengikuti kegiatan ini,” tutur Tri Mawar Handayani.
Tri Mawar menambahkan bahwa pengalaman belajar di sekolah baru juga melatih sikap dan kemampuan beradaptasi. Tri Mawar berharap dapat memberikan kontribusi positif selama mengikuti program pertukaran pelajar.
“Dari SMP Negeri 2 Undaan ada enam siswa yang ikut pertukaran pelajar. Saya akan berusaha semaksimal mungkin menunjukkan prestasi agar bisa membawa nama baik sekolah selama mengikuti pertukaran pelajar ini,” imbuhnya penuh percaya diri.


